Hikmah: Ketika Nabi Muhammad Bercanda

0
607

BincangSyariah.Com – Diriwayatkan bahwa seorang wanita tua pernah mendatangi Nabi Muhammad saw. untuk meminta kepada beliau agar mendoakannya masuk surga. Beliau bersabda, “Orang tua tidak masuk surga.”

Mendengar perketaan beliau, wanita tua itu pun berpaling dan menangis. Selanjutnya Nabi Muhammad saw memanggilnya dan bersabda,

“Bukankah engkau pernah mendengar firman Allah dalam surah al-Waqiah ayat 35-37, ‘Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya.’” (HR ath-Thabrani)

Rasulullah saw seorang manusia yang sempurna. Ia menjadi teladan bagi umat manusia di muka bumi ini. Ia pun sebagai rahmat untuk alam semesta hingga akhir zaman.

Meski menjadi manusia pilihan, ia tetaplah manusia biasa yang juga punya selera humor yang tinggi. Kisah di atas mengajarkan kepada kita bahwa jika hidup ini perlu serius tapi juga harus diimbangi dengan bercanda.

Hidup terasa hambar tanpa senyum di bibir kita. Seperti makanan tanpa garam. Tapi juga jangan banyak garamnya nanti keasinan. Hehe.

Manusia membutuhkan humor agar hidup menjadi dinamis tidak statis. Agar senyum mengembang di mana-mana. Bukankah senyum kepada saudara kita adalah juga bagian dari sedekah?

Tetapi hidup kita ini memang harus tetap seimbang, tidak terlalu banyak bercanda, juga tidak terlampau serius. Sedang-sedang saja. Sebaik-baik perkara adalah yang berada di tengah-tengah.

Baca Juga :  Ketua Panitia "Nusantara Berkurban" Laporkan Penerimaan dan Penyaluran Hewan Kurban

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here