Dua Harta yang Membuat Sesorang Tak Takut Miskin

2
1746

BincangSyariah.Com – Takut miskin adalah hal yang masih manusiawi, karena itu banyak terjadi pada sebagian besar orang. Namun yang tidak manusiwi adalah jika rasa takut miskin itu terus-terusan menghantui hingga ujung waktu. Mengapa demikian? Karena sikap takut miskin yang tak berujung itu akan membawa dampak yang negatif pada kehidupan seseorang. (Ini Bacaan Shalawat Agar Semua Hajat Tercapai)

Untuk melawan rasa takut akan miskin itu, selain kita tetap berusaha, kita juga harus mengupgrade mindset kita. Selama ini otak kita sudah hafal jika Allah adalah Maha Kaya, namun sikap kita belum menunjukkan ciri-ciri orang yang percaya bahwa Allah Maha Kaya. Nah disinilah kita perlu belajar lagi untuk mengaktualkan keyakinan tersebut. Disebutkan dalam  kitab Jami’ul Ulum wal Hikam:

وقيل لأبي حازم الزاهد: ما ملك؟ قال: لي مالان لا أخشى معها الفقير: الثقة بالله واليأس مما في أيد النلس

Seseorang bertanya kepada Abu Hazim, “apa hartamu?” jawabnya, “aku mempunyai dua harta yang membuatku tidak takut miskin, yaitu percaya kepada Allah dan tidak mengharap sesuatu dari tangan manusia”

Kitab tersebut menyebutkan bahwa percaya kepda Allah dan tidak mengharapkan sesuatu dari tangan manusia adalah dua hal yang membuat seseorang tak takut miskin. Ya sehebat itu buah dari yakin sepenuhnya akan kehebatan Allah. Selama kita belum yakin bahwa dua harta tersebut adalah harta yang paling penting dan berharga, selama itu pula kita masih bergantung pada dzat selain-Nya. Namun jika sudah yakin, dan tidak mengharapkan sesuatu kecuali harapan yang ditujukan kepada Allah, maka kita akan merdeka rasa takut akan miskin.

Bukankah Allah adalah satu-satunya pemilik apa-apa yang hadir di dunia ini, kenapa jika ada keinginan larinya kepada manusia? Jalan tepatnya adalah usaha dan lari kepada Allah dengan tawakkal sebaik-baiknya.  Manusia adalah makhluk yang lemah, tidak punya daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Jika manusia bisa karena pertolongan Allah, kenapa kita tidak langsung saja datang kepada sang pemilik pertolongan itu? Allah sudah mengingatkan bahwa manusia itu makhluk lemah:

Baca Juga :  Benarkah Merasa Cemas Pandemi Covid-19 Berarti Tidak Tawakal?

وَخُلِقَ ٱلۡإِنسَـٰنُ ضَعِيفً۬ا

“Dan manusia dijadikan bersifat lemah.” (QS. An-Nisa’ : 28)

Pada intinya, semua yang ada di bumi bergerak atas ijin Allah, semua di bawah kendalinya. Jika kita dipertemukan dengan rasa yang membuat kita takut jatuh miskin, berusahalah memusnahkan rasa itu. Ingat bahwa Allah adalah pelindung terbaik kita. Tidak mungkin Allah membiarkan hamba-Nya tidak dalam lindungan-Nya. Oleh karena itu, keyakinan kepada Allah itu perlu diaktualkan, tidak dihafal saja. Supaya kita bisa merasakan keistimewaanya.

2 KOMENTAR

  1. Mashaa Allah. Syuqron atas artikel hebat ini. Alhamdulillah ini yg menjadi prinsip hidup saya lbh 2thn ini. Karena hanya Allah SWT yang Maha Kaya dan Pemilik Segalanya. Dan bank juga saya anggap sbg ‘tangan teman’ yg wajib saya hindari.

    Bergantunglah hanya kepada Allah SWT wahai saudara-saudariku. Apapun kebutuhanmu. Apapun masalah kalian. Jangan tergoda hutang ato apapun. Barakallah. Mohon maaf lahir & batin.

  2. […] Tidak meminta-minta kepada orang lain adalah hiasan indah yang senantiasa mau berusaha totalitas untuk menggapai anugerah Allah. Anugerah Allah itu banyak macamnya dan teramat luas, manusia pun mengetahui bahwa Allah adalah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sehingga jika ada keinginan untuk tidak meminta-minta dan memilih jalan untuk tetap berusaha, maka tidak mungkin ia tidak mendapatkan hasil. (Baca: Dua Harta yang Membuat Sesorang Tak Takut Miskin) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here