Hadis Tentang Jagalah Lima Perkara Sebelum Lima Perkara

14
52589

BincangSyariah.Com – Lima perkara sebelum lima perkara merupakan lagu yang dipopulerkan oleh grup nasyid Raihan. Lirik lagu tersebut diambil dari hadis Nabi yang termasuk ke dalam tema tentang kematian. Seluruh kandungan hadis tersebut mengingatkan kita agar tidak menyianyiakan kesempatan dan waktu yang telah Allah berikan kepada kita. Sebab kematian dan waktu adalah hal yang pasti.

عن ‘مرو بن ميمون ابن مهران أن النبي صلى الله عليه وسلم قال لرجل وهو يعظه اغتنم خمسا قبل خمس شبابك قبل هرامك، وصحتك قبل سقمك، وفراغك قبل شغلك، وغناك قبل فقرك، وحياتك قبل موتك

Dari Amru bin Maimun bin Mahran sesungguhnya Nabi Muhammad Saw berkata kepada seorang pemuda dan menasehatinya, “Jagalah lima hal sebelum lima hal. (1) Mudamu sebelum datang masa tuamu, (2) sehatmu sebelum datang masa sakitmu, (3) waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu, (4) kayamu sebelum miskinmu, (5) hidupmu sebelum matimu.

Menurut Sayyid al-Arabi hadis di atas Shahih dan diriwayatkan pula oleh Imam Suyuti dalam Shahih al-Jami’.  Hadis di atas memiliki dua jalur periwayatan. Hadis dari Ibnu Abbas yang diriwayatkan secara marfu, dan hadis Ibnu Maimun diriwayatkan secara mursal.

Dalam lima perkara penting yang Rasul sebutkan di hadis ini, terkandung pelajaran yang patut dihayati. Abu Layyist Samarqandi mengatakan dalam Tanbihul Ghafilin bahwa lima hal ini harus dipergunakan sebaik-baiknya agar tidak menyesal di kemudian hari, karena lima hal itu hanya terjadi sekali dan tidak akan terulang.

Pertama masa muda sebelum tua. Masa muda merupakan masa paling produktif bagi setiap orang. Sehingga kita harus membiasakan diri melakukan amal saleh sedari muda sebab kebiasaan saat muda akan terbawa hingga tua.

Baca Juga :  Tanda Diterimanya Sebuah Amal

Kedua sehat sebelum sakit. Kesehatan merupakan karunia dan nikmat yang sering kali terlupakan. Nabi pernah mengatakan dalam kesempatan lain bahwa sehat dan waktu adalah dua nikmat yang banyak manusia tertipu. Mereka menyangka bahwa keduanya adalah sesuatu yang sewajarnya, padahal itu nikmat terbaik yang diberikan Allah pada setiap hamba-Nya.

Ketiga luang sebelum sibuk. Waktu luang seorang mukmin adalah waktu malam sebab di siang hari ia akan sibuk mencari rejeki yang dijanjikan Allah. Hal ini mengacu pada sabda Nabi bahwa “Malam itu panjang maka jangan membuatnya pendek (menyianyiakannya) dengan tidurmu dan siang itu terang jangan kau gelapkan dengan dosa-dosamu

Keempat kaya sebelum miskin. Jika Allah memberikan karunia berlebih ingatlah itu hanya amanah yang dititipkan kepadamu. Berbagilah karena dalam harta yang kau miliki terdapat hak orang lain yang membutuhkannya demikianlah cara kita bersyukur dengan karunia berlebih yang diberikan-Nya.

Kelima hidup sebelum mati. Setiap yang hidup pasti akan mati, manusia tidak akan mengetahui  kapan ajal akan menjemputnya dan bagaimana caranya. Maka beramallah selagi hidup sebelum datang kematianmu sebab penyesalan setelah ruh tercabut dari tubuh hanyalah sia-sia.

14 KOMENTAR

  1. Itulah lemahnya org2 Islam saat ini ya. Lebih familiar dg lagu2 ketimbang kajian hadits. Hadits tu 14 abad udah ada sblm bang hajji Rhoma terinspirasi utk buat syair2 lagunya.
    Yuk ngaji…

  2. Itulah lemahnya org2 Islam saat ini ya. Lebih familiar dg lagu2 ketimbang kajian hadits. Hadits tu 14 abad udah ada sblm bang hajji Rhoma terinspirasi utk buat syair2 lagunya.
    Yuk ngaji…

  3. خير الناس انفعهم للناس

    Sebaik-baik manusia adalah yg bermanfaat bagi manusia
    (bukan paling populer)
    selagi manfaat monggo dilanjut.

  4. Itulah lemahnya org2 Islam saat ini ya. Lebih familiar dg lagu2 ketimbang kajian hadits. Hadits tu 14 abad udah ada sblm bang hajji Rhoma terinspirasi utk buat syair2 lagunya.
    Yuk ngaji…

  5. Alhamdulilah ….berdakwah lewat apa saja ..baik lisan atau musik.
    Yang penting orang mudah mengerti…berbaik sangka itu lebih baik dari pada buruk sangka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here