Habib Luthfi bin Yahya: NKRI Tidak Perlu Dikasih Embel-embel Syariah

1
1175

BincangSyariah.Com – Beberapa golongan yang tidak bisa move on dari jargon menegakkan khilafah, kini menginginkan Indonesia menjadi NKRI syariah, dialog ini sempat dipertanyakan kepada Habib Luthfi bin Yahya dalam wawancara eksklusif bersama Detik.com.

Menurut Habib Luthfi, NKRI sejatinya adalah negara syariah dan tidak perlu diberi embel-embel syariah. “NKRI sudah syariah dari dulu. Kalau NKRI tidak syariah mana mungkin kita mengusir Belanda?”

Sebab syariah sejatinya melarang adanya penjajahan di negeri manapun, karena itu mengusir penjajah merupakan perintah syariah. Tentu sejarah tidak bisa menutup mata dengan perjuangan para kiai dan santri yang telah berjuang melawan penjajahan di bumi Indonesia.

Karena itu menurutnya, NKRI yang didirikan oleh para pendiri bangsa sudah syariah dan merupakan sesuatu yang sudah final. Selaku anak bangsa wajib mengatasi perpecahan tersebut dengan memupuk rasa memiliki terhadap NKRI. Sebab Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bumi yang diamanahkan Allah kepada bangsa Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku bangsa.

“Kalau kita merasa memiliki, maka tempatkanlah yang layak. Kita harus mampu menghargai aturan-aturan yang telah dibuat para pendiri bangsa. Itulah yang bisa kita lakukan untuk melanjutkan perjuangan mereka,” ungkap Habib Luthfi

Generasi sekarang tinggal meneruskan hal baik yang telah dibangun para pendiri bangsa Indonesia. Sedangkan jika ada yang tidak baik maka tinggal diluruskan, “jika ada benalu cukup benalu yang kita hilangkan tidak harus pohonnya ditebang,” kata Habib Luthfi

Apalagi membangun negara itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebagai bangsa yang besar, hal yang bisa bangsa Indonesia lakukan adalah membangun kebersamaan dan saling mengisi kelemahan masing-masing.

“Yang penting kita menjaga kerukunan dalam umat dan bangsa ini jangan beri kesempatan pada oknum yang akan memecah belah umat ini. Mari kita jaga bersama,” ungkap Habib yang termasuk dalam 50 besar tokoh Islam berpengaruh di dunia itu.

Baca Juga :  Sikap Fanatik Pengusung Ideologi Khilafah dalam Pandangan Ibnu Khaldun (Bagian I)

1 KOMENTAR

  1. […] Sejak didirikan hingga sekarang, Habib Luthfi belum pernah mendirikan cabang Kanzus Sholawat di mana pun. Hingga pada akhirnya, Habib Luthfi memutuskan untuk membuka cabangnya di Bogor, tepatnya di Pesantren Al Ghazaly pada tanggal 25 November 2019. Diresmikannya Kanzus Sholawat di Bogor memberikan kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi warga Bogor, termasuk bagi KH M. Mustofa ABN selaku pengasuh Pondok Pesantren Al-Ghazaly Bogor dalam sambutannya menyatakan sangat bersyukur Kanzus Sholawat dapat diselenggarakan di ponpes asuhannya.Baca Juga :  Habib Luthfi bin Yahya: NKRI Tidak Perlu Dikasih Embel-embel Syariah […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here