Gendong Anak Pakai Pampers yang Ada Ompolnya, Apakah Shalat Sah?

0
43

BincangSyariah.Com – Ketika kita sedang melaksanakan shalat, terkadang anak kita masih kecil itu kita gendong, terkadang duduk di pangkuan, padahal dia memakai pampers. Bagaimana hukum shalat menggendong anak pakai pampers, apakah shalat menggendong anak pakai pampers yang ada ompolnya menjadi batal?

Terkait masalah ini, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa pampers yang dibeli dari toko hukumnya adalah suci. Oleh karena itu, selama belum dapat dipastikan di dalamnya ada najis atau ada kencing, maka hukum tersebut masih berlaku, artinya tetap dihukumi suci.

Karena itu, jika ada anak kecil yang memakai pampers menyentuh kita atau duduk di pangkuan kita pada saat kita sedang melaksanakan shalat, atau kita gendong, selama belum bisa dipastikan bahwa di dalam pampers tersebut ada najisnya atau kencing, maka shalat kita tetap dihukumi sah, baik bersentuhan, menggendong atau memangku anak tersebut.

Namun jika di dalam pampers tersebut sudah kita yakini ada najisnya atau ada kencingnya, jika hanya sekedar bersentuhan, maka shalat kita tetap sah, tidak batal. Namun jika memangku atau menggendongnya, maka shalat kita dinilai batal. Ini karena jika kita menggendong anak yang memakai pampers najis, maka kita dianggap membawa najis.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Qurratul ‘Ain berikut;

سؤال: ما قولكم فيمن يصلى فاعتنقه صبي لم يختتن وتعلق به ومعلوم أن ذلك الصبى لا بد من أن يحمل نجاسة في فرجه فهل صلاته مع ذلك صحيحة أم لا؟

الجواب: إذا كان معلوما أن الصبي المذكور يحمل نجاسة ظاهرة في جلدة قلفة الختان أو في ظاهر فرجه مثلا فصلاة من يحمله باطلة وإن لم يكن معلوما ولا مظنونا ظنا غالبا فصلاة من يحمله صحيحة عملا بأصل الطهارة أما مجرد مماسة لباس الصبي وتعلقه بالمصلي دون أن يحمله فلا تبطل به الصلاة وهو كمن يصلى ويضع تحت قدمه طرف الحبل المتصل بالنجاسة

Pertanyaan: Bagaimana pendapatmu mengenai orang yang shalat, lalu ada anak kecil yang belum sunat bergantung padanya, dan sudah diketahui bahwa anak kecil membawa najis di kemaluannya. Dalam keadaan demikian, shalatnya dihukumi sah atau tidak?

Jawaban: Apabila diyakini bahwa anak tersebut membawa najis yang nampak pada kulit penutup kemaluannya atau najis yang nampak pada bagian luar kemaluannya, maka shalatnya orang yang menggendong anak tersebut batal. Namun apabila tidak diyakini atau tidak ada dugaan kuat terhadap hal tersebut, maka shalatnya orang yang menggendong anak tersebut tetap sah. Adapun jika yang terjadi hanya pakaian anak kecil menyentuh dan menempel pada orang yang shalat tanpa menggendong (bergelantungan), maka shalatnya tidak batal.

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here