FOZ Genjot Pemberdayaan Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan Hingga Mitigasi Bencana Alam

0
724

BincangSyariah.Com – Dalam gelaran CEO Lembaga Amil Zakat (LAZ) Forum yang dihelat di Hotel Amaroossa Jakarta Selatan, Rabu Kamis (23-24/10/2019), melahirkan tiga momendum of understanding (MOU). Ketiganya adalah, MOU Joint Protocol Collaboration FOZ for Emergency Response yang ditandatangani oleh seluruh seluruh peserta CEO LAZ Forum yang hadir, MOU Kolaborasi Pendayagunaan Zakat di Jakarta, serta PKS project turunan Joint Protocol Collaboration FOZ for Property Reduction yang terjalin antar OPZ dan anggota FOZ yang dilakukan oleh sebanyak 27 Lembaga Amil Zakat dengan rincian 30 poin kerjasama.

Sebelumnya dalam sesi diskusi, Rumah Yatim Mandiri, Kholaf mengatakan bahwa manfaat join protocol adalah masyarakat dapat melihat keharmonisasian dalam lembaga zakat. “Poin penting disini adalah join. Dibutuhkan komitmen untuk melakukan bersama-sama. Jika ceo atau pihak di atas setuju, maka dalam lembaga tersebut akan mengikuti,” tegasnya.

Senada, Chief Marketing of Organisation Rumah Zakat, Irfan Nugraha menyebutkan pentingnya kolaborasi yang dibutuhkan ketika karena tak mungkin bagi sebuah lembaga untuk mencapai tujuannya sendirian.

“Terkait dengan bencana, sudah sering melaksanakan sinergi, contoh dalam kasus lombok atau palu. namun belum memiliki pola yang tetap,” ujarnya. Maka, diharapkan dengan adanya MOU Joint Protocol Collaboration FOZ for Emergency Response akan melahirkan sinergi yang lebih baik.

Oleh karenanya, upaya strategis dan konkret untuk meningkatkan skala kolaborasi ke tahap yang lebih lanjut harus dilakukan. Lembaga Amal Zakat disebut memiliki tugas untuk mengelaborasikan potensi yang ada pada semua lembaga agar manfaat zakat lebih optimal dirasakan baik bagi muzakki maupun mustahik, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Dengan adanya infrastruktur kolaborasi yang telah ditandatangani tersebut, diharapkan mampu mempercepat, mengintegrasikan,dan memperbesar terjalinnya sinergi dan kolaborasi antar organisasi pengelola zakat anggota FOZ, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Baca Juga :  Najiskah Bulu Ayam yang Dicabut Saat Masih Hidup?

Selanjutnya, sinergi dan kolaborasi yang terjalin antar organisasi pengelola zakat juga harus terintegrasi dengan agenda pembangunan nasional Indonesia. Lebih jauh, semua aktivitas sinergi dan kolaborasi organisasi pengelola zakat anggota FOZ harus memantik terbentuknya ekosistem pendayagunaan yang produktif.

Pakar Pemberdayaan dan Pengurus Bidang III FOZ Paparkan Urgensi Migitasi Bencana

Sebagai upaya mewujudkan sinergi dan kolaborasi yang terjalin antar organisasi pengelola zakat, FOZ menggelar diskusi Pemaparan Rancangan Sinergi dan Kolaborasi Pendayagunaan ZIS untuk Pengentasan Kemiskinan . Diskusi ini merupakan bagian dari acara FOZ CEO Forum yang digelar dua hari sejak Rabu hingga Kamis, (23-24/10/2019) di Hotel Cosmo Amaroossa Jakarta Selatan.

Pakar Pemberdayaan dan Pengurus Bidang III Forum Zakat, Sigit Iko Sugondo mengatakan

Lembaga Amil Zakat harus terintegrasi dengan agenda pembangunan nasional Indonesia. Lebih jauh, semua aktivitas sinergi dan kolaborasi organisasi pengelola zakat anggota FOZ harus memantik terbentuknya ekosistem pendayagunaan yang produktif.

Menurutnya, salah satu penyebab kemiskinan adalah bencana. Maka, lanjutnya, mitigasi dan rehabilitasi bencana itu sangat penting. “Bukan yang datang duluan, tapi pulang belakangan. Dalam arti yang ikut bertanggungjawab terhadap dampak yang dihasilkan dari bencana,” jelasnya.

Dia juga membeberkan bahwa dalam mengatasi kemiskinan di perkotaan, perlu juga mengatasi kemandirian ekonomi daerah lain. Maka, disitulah letak pentingnya kolaborasi. “Hanya satu yang menghancurkan kolab, yaitu kalau unsurnya sudah beda. Kolaborasi adalah keterkaitan unsur untuk menuju tujuan yg sama.

“Sebagai contoh, di Jakarta. Sekarang mobilitas semakin baik. Maka tingkat jumlah penglaju nya pun makin banyak Krn yg tggal d kota ada nomaden, penglaju yg akan menambah masalah di DKI. Semakin baik transport publik yg dicanangkan. Akan memperlebar kemungkinan menambah masyarakat miskin di Jakarta,” katanya.

Baca Juga :  Nikmat yang Harus Disyukuri Melebihi Nikmat Duniawi

Ia mencontohkan daerah-daerah seperti Cianjur, Sukabumi, Rangkasbitung dan lain sebagainya perlu diberi perhatian lebih demi mengentaskan kemiskinan.

Forum Zakat (FOZ) adalah rumah besar bagi gerakan zakat indonesia yang didirikan oleh 11 lembaga filantropi yang terdiri Dompet Dhuafa Republika, Bazis DKI Jakarta, Baitul Mal Pupuk Kujang, Baitul Mal Pupuk Kaltim, Baitul Mal Pertamina, Telkom Jakarta, Bapekis Bank Bumi Daya, Lembaga Keuangan Syariah Bank Muamalat Indonesia, PT Internusa Hasta Buana dan Sekolah pada Jumat, 19 September 1997. Dengan visi menjadi asosiasi Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) yang amanah dan profesional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here