Empat Keutamaan Berikan Barang Pinjaman pada Orang Lain

0
898

BincangSyariah.Com – Memberikan barang pinjaman kepada orang lain termasuk perbuatan terpuji dalam Islam. Kita selalu dituntut untuk senantiasa memberikan manfaat kepada orang lain, di antaranya dengan memberikan barang pinjaman. Setidaknya, ada empat keutamaan memberikan barang pinjaman kepada orang lain.

Pertama, Allah akan memberikan kelapangan rezeki kepada setiap orang yang memberikan barang pinjaman kepada orang lain. Dalam surah al-Baqarah ayat 245, Allah berfirman;

مَن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menahan dan melapangkan (rizki) dan kepada-Nya kalian dikembalikan.”

Kedua, bernilai takwa dan akan mendapatkan pahala di sisi Allah karena telah membantu orang lain dengan memberi pinjaman kepadanya. Dalam surah al-Maidah ayat 2, Allah berfirman;

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kalian kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.”

Ketiga, akan mendapatkan ampunan dosa dari Allah, juga mendapatkan balasan surga dari-Nya. Dalam surah al-Maidah ayat 12, Allah berfirman;

لَئِنْ أَقَمْتُمُ الصَّلاةَ وَآتَيْتُمُ الزَّكَاةَ وَآمَنْتُمْ بِرُسُلِي وَعَزَّرْتُمُوهُمْ وَأَقْرَضْتُمُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا لأكَفِّرَنَّ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَلأدْخِلَنَّكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ فَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ

“Sesungguhnya jika kalian mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-asulKu dan kalian bantu mereka dan kalian pinjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, sesungguhnya aku akan menutupi dosa-dosa kalian dan sesungguhnya kalian akan Aku masukkan ke dalam surga yang mengalir air di dalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antara kalian sesudah itu, maka dia sungguh telah tersesat dari jalan yang lurus.”

Baca Juga :  Pengajian Ihya Gus Ulil: Pentingnya Guru Mursyid Sebagai Penunjuk Jalan Menuju Allah

Keempat, terbebas dari siksa neraka dan dari golongan pendusta agama. Dalam surah al-Maun ayat 7, Allah berfirman;

وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ

“Dan mereka enggan (menolong dengan) barang yang berguna.”

Menurut sebagian ulama, maksud ayat ini adalah mereka yang enggan membantu orang lain dengan meminjamkan barang yang berguna yang mereka miliki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here