Empat Adab Mengucapkan Salam

0
1700

BincangSyariah.Com – Ketika kita berjumpa dengan orang lain, maka kita dianjurkan untuk saling mengucapakan salam, baik terhadap orang yang kita kenal atau tidak. Mengucapkan salam ini termasuk amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, bahkan termasuk tanda keimanan dan kecintaan kita kepada sesama Muslim.

Disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Saw. bersabda;

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لا تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا ، وَلا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا ، أَوَلا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ ؟ أَفْشُوا السَّلامَ بَيْنَكُمْ

“Demi Zat yang jiwaku ada dalam kekuasaannya, kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman. Dan Kalian tidak akan beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah kalian aku beritahukan sesuatu yang jika kalian melakukannya, maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.”

Adapun adab mengucapkan salam adalah sebagai berikut;

Pertama, memulai mengucapkan salam terlebih dahulu kepada orang lain. Kita dianjurkan untuk memulai mengucapkan salam terlebih dahulu ketika berjumpa dengan orang lain. Dan jangan menunggu orang lain mengucapkan salam kepada kita. Pahala memulai salam lebih utama dibanding menjawab salam.

Dalam hadis riwayat Abu Daud dari Abu Umamah, dia berkata bahwa Nabi Saw. bersabda;

إنَّ أوْلىَ النِّاس باللهِ مَنْ بَدأهم بالسَّلاَم

“Sesungguhnya manusia paling utama di sisi Allah adalah orang yang memulai salam atas mereka.”

Kedua, mengucapkan salam dengan sighat syar’i dan kalimat yang sempurna. Dalam kitab Alazkar, Imam Nawawi mengatakan bahwa kalimat salam yang paling utama dan sempurna adalah lafadz, “Assalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barakatuhu.” Namun demikian, boleh mengucapkan dengan kalimat, “Assalamu’alaikum, salamun ‘alaikum, atau salami ‘alaikum.”

Baca Juga :  Hukum Memberi Salam pada Orang yang Sedang Mengantuk

Ketiga, mengeraskan suara hingg kalimat salam didengar oleh orang lain. Saat kita mengucapkan salam kepada orang lain, maka kita dianjurkan untuk mengucapkan dengan suara keras agar bisa didengar orang yang kita jumpai atau orang lain.

Keempat, berjabat tangan. Setelah kita mengucapkan salam, maka kita dianjurkan pula untuk saling berjabat tangan. Hal ini telah dicontohkan oleh sahabat Nabi Saw. sebagaimana dikisahkan oleh Anas bin Malik dalam hadis riwayat Imam Abu Daud, ‘Apabila sahabat-sahabat Rasulullah Saw. berjumpa, maka mereka saling berjabat tangan dan apabila mereka datang dari bepergian, mereka saling berpelukan.’

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here