Emir Qatar dan Penasehat Gedung Putih Bertemu Membahas Konflik Palestina-Israel

0
17

BincangSyariah.Com – Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani mengatakan kepada penasihat Gedung Putih, Jared Kushner bahwa Doha mendukung solusi dua negara, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina, untuk mengakhiri konflik dengan Israel.

Emir bertemu dengan penasihat senior dan menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, di Doha pada hari Rabu setelah kesepakatan yang ditengahi AS bulan lalu antara Uni Emirat Arab dan Israel untuk menormalkan hubungan.

Sheikh Tamim mengatakan kepada Kushner bahwa Qatar tetap berkomitmen pada Prakarsa Perdamaian Arab 2002, di mana negara-negara Arab menawarkan hubungan normalisasi Israel dengan imbalan kesepakatan kenegaraan dengan Palestina dan penarikan penuh Israel dari wilayah yang direbut dalam Perang Timur Tengah 1967.

Qatar News Agnecy melaporkan bahwa dalam pertemuan tersebut, mereka meninjau hubungan strategis yang erat antara Negara Qatar dan Amerika Serikat, selain membahas sejumlah isu yang menjadi perhatian bersama, terutama proses perdamaian di kawasan Timur Tengah. Kushner mengunjungi UEA minggu ini dengan delegasi Israel untuk pembicaraan normalisasi sebelum juga melakukan perjalanan ke Bahrain dan Arab Saudi.

UEA adalah negara Arab ketiga yang mencapai kesepakatan dengan Israel setelah Mesir dan Yordania. Kushner berharap negara Arab lain akan menormalkan hubungan dalam beberapa bulan. Israel bertukar kedutaan dengan tetangga Mesir dan Yordania di bawah kesepakatan damai beberapa dekade yang lalu, tetapi semua negara Arab lainnya menuntutnya untuk menyerahkan lebih banyak tanah kepada Palestina. Namun, keputusan UEA untuk memiliki kedutaan memicu kritik dari para pemangku kepentingan di seluruh wilayah.

Warga Palestina telah mengutuk kesepakatan itu sebagai tusukan dari pemain utama Arab sementara mereka masih kekurangan negara mereka sendiri. Turki mengancam akan menangguhkan hubungan dengan UEA setelah normalisasi diumumkan. Saingan Israel, Iran, sangat pedas dalam kritiknya.

Baca Juga :  Etika dan Profesionalitas Kerja dalam Al-Qur’an

Pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei menulis di Twitter, “UEA mengkhianati dunia Islam, negara-negara Arab, negara-negara kawasan, dan Palestina.”[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here