El-Bukhari Institute Berikan Beasiswa untuk Mahasantri Darus-Sunnah Berprestasi

0
314

BincangSyariah.Com –Lembaga Pengkajian Hadis el-Bukhari Institute (eBI) memberikan beasiswa kepada tiga mahasantri berprestasi yang meraih nilai terbaik dalam ujian penerimaan mahasantri baru Darus-Sunnah tahun ajaran 2018-2019.

Pemberian beasiswa tersebut untuk mendukung visi dan misi Darus Sunnah International Institute for Hadist Sciences dalam menyiapkan generasi yang memahami agama islam dengan benar melalui pengembangan dan penyebaran hadis.

Beasiswa berupa bantuan pendidikan  ini  diberikan secara simbolis oleh Muhammad Masrur Irsyadi, peneliti el-Bukhari Institute, kepada Abdul Kamil, Ibrahim Mufid, dan Nadiya Lil Khairi dalam acara Orasi Penerimaan Mahasantri Baru Darus Sunnah yang bertempat di Aula Hijau Pondok Pesantren Darus-Sunnah pada Selasa (31/07/18).

Program Beasiswa el-Bukhari Institute di tahun ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan sejak lembaga tersebut berdiri pada tahun 2013. Abdul Karim Munthe, Direktur el-Bukhari Institute, mengatakan harapannya ke depan eBI bisa terus memberikan beasiswa tersebut setiap tahunnya.

“Saat Ini berupa bantuan pendidikan saja yang kami berikan untuk sementara baru semester ini. Mudah-mudahan bisa istiqamah setiap tahun,” ujar pria asal Medan yang telah menyelesaikan program pascasarjananya di Jurusan Hukum Universitas Indonesia tersebut.

Dia juga berharap ke depan semoga eBI bisa memberikan beasiswa untuk mahasantri berupa full scholarship setiap tahun. “Setidaknya untuk satu orang,” kata alumni Darus-Sunnah itu.

Selain itu, eBI juga mencanangkan ke depan akan ada beasiswa penelitian untuk tugas akhir mahasantri. Besar harapannya, beasiswa tersebut memberikan semangat kepada para mahasantri Darus-Sunnah dalam menimba ilmu, khususnya dalam bidang hadis.

“Harapannya beasiswa ini bisa meningkatkan minat terhadap kajian hadis. Tentunya bisa meningkatkan publikasi dan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana hadis dan kajiannya dapat membentuk peradaban,” kata pria yang juga menjabat sebagai ketua Ikatan Alumni Darus-Sunnah masa bakti 2015-2018 itu.

Baca Juga :  Zina, Prostitusi Online dan Hukum Menyebarluaskannya

Sekilas Sejarah Berdirinya eBI

El-Bukhari Institute (disingkat eBI) adalah lembaga non pemerintah dalam bentuk badan hukum yayasan yang berusaha mengenalkan hadis ke publik serta mengampanyekan Islam moderat melalui hadis-hadis Nabi saw. Berdirinya lembaga ini dilatar belakangi oleh kondisi kajian hadis yang sangat lemah. Di tengah lemahnya kajian tersebut diperparah dengan sedikitnya lembaga yang mengkhususkan diri untuk mengkaji hadis. Padahal kebutuhan masyarakat akan kajian hadis perlu untuk dipenuhi, sebab sebagian besar aktifitas keagamaan masyarakat muslim dijelaskan dalam hadis.

Problem lain adalah banyaknya berkembang hadis-hadis palsu dalam dakwah-dakwah maupun dalam pertemuan ilmiah lainnya. Bisa jadi penyebaran tersebut tanpa disadari oleh yang menyampaikan atau bisa faktor ketidak tahuan si penyampai. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut el-Bukhari Institute didirikan sejak tanggal 30 November 2013.

Untuk itu, eBI selalu aktif melakukan kajian, penelitian, pelatihan, dan publikasi yang terkait dengan hadis. Tujuan utama pendirian lembaga ini ialah supaya masyarakat menyadari akan urgensi hadis dan bagaimana mengamalkannya dalam konteks dunia modern. Lembaga ini dapat dijadikan sebagai wadah para akademisi, peneliti, santri, ataupun siapa saja yang ingin mengkaji hadis dan mempublikasikan karya-karya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here