Dosakah Melakukan Ghibah terhadap Non-Muslim?

0
359

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, kita dilarang untuk menggunjing atau ghibah terhadap sesama muslim. Bahkan melakukan ghibah terhadap sesama Muslim termasuk bagian dari dosa besar. Di dalam al-Quran disebutkan bahwa melakukan ghibah terhadap sesama Muslim diumpamakan seperti memakan daging bangkai manusia. Namun bagaimana jika kita melaukan ghibah terhadap non Muslim, apakah dosa juga?

Melakukan ghibah terhadap non muslim yang hidup rukun dengan kita, apalagi masih ada hubungan keluarga, kerabat atau masih tetangga, maka hukumnya haram dan dosa sebagaimana melakukan ghibah terhadap orang Muslim. Dalam Islam, kita dilarang menyakiti non Muslim, termasuk dengan melakukan ghibah kepadanya.

Hal ini berdasarkan hadis Ibnu Hibban dalam kitabnya Shahih Ibnu Hibban, Nabi Saw bersabda;

مَنْ سَمَّعَ ذِمِّيًّا وَجَبَتْ لَهُ النَّارُ

“Barangsiapa yang memperdengarkan kata-kata menyakitkan kepada seorang zimmi (non muslim yang berkomitmen hidup damai dengan umat muslim), maka pantas baginya siksa neraka.”

Dalam hadis lain, Nabi Saw melarang melakukan ghibah terhadap kaum Yahudi dan Nasrani. Disebutkan dalam kitab Shahih Ibnu Hibban, Nabi Saw bersabda;

مَنْ سَمَّعَ يَهُودِيًّا أَوْ نَصْرَانِيًّا فَلَهُ النَّارُ

“Barangsiapa yang memperdengarkan kata-kata menyakitkan kepada orang-orang Yahudi atau Nasrani, maka pantas baginya siksa neraka.”

Menurut Imam Ghazali, sebagaimana dikutip oleh Imam Ibnu Hajar dalam kitab al-Zawajir ‘an Iqtirafil Kaba-ir, kedudukan non Muslim dalam Islam sama seperti halnya orang Muslim. Mereka dilarang kita sakiti dalam bentuk apapun, termasuk dengan ghibah. Hal ini karena harga diri, jiwa dan harta mereka di dalam Islam mendapat jaminan perlindungan.

وَأَمَّا الذِّمِّيُّ فَكَالْمُسْلِمِ فِيمَا يَرْجِعُ إلَى الْمَنْعِ مِنْ الإِيذَاءِ لأَنَّ الشَّرْعَ عَصَمَ عِرْضَهُ وَدَمَهُ وَمَالَهُ

“Adapun orang zimmi kedudukannya sama dengan orang muslim dalam masalah larangan menyakiti. Hal ini karena syariat telah menjaga kehormatan, jiwa dan hartanya.”

Baca Juga :  "Tajassus", Mencari-cari Kesalahan Orang Lain

Berdasarkan hadis di atas, Syaikh Zakaria al-Anshari dengan tegas mengatakan dalam kitabnya Asnal Mathalib, bahwa hukum melakukan ghibah terhadap non Muslim adalah haram. Beliau berkata;

وَغِيبَةُ الْكَافِرِ مُحَرَّمَةٌ إنْ كَانَ ذِمِّيًّا ; لأَنَّ فِيهَا تَنْفِيرًا لَهُمْ عَنْ قَبُولِ الْجِزْيَةِ وَتَرْكًا لِوَفَاءِ الذِّمَّةِ

“Melakukan ghibah kepada non Muslim adalah diharamkan jika dia seorang zimmi. Karena dengan ghibah tersebut mereka akan enggan untuk menerima beban pajak dan juga tidak menepati jaminan perlindungan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here