Doa Tak Kunjung Terkabul, Ingatlah Tuhan Tak Pernah Ingkar Janji

0
2101

BincangSyariah.Com – Telah banyak kita jumpai firman-firman Allah Swt.  yang menyatakan atas janjiNya terhadap hamba-hambaNya yang beriman sebagai balasan atas kepatuhan dalam menjalankan perintahNya.

Kita sebagai orang yang beriman tentu selalu diuji dengan penerimaan dan tertolaknya doa, dan sebagian yang lain dicoba dengan tertahan, dan terkabulkan segala harapan sesuai dengan yang telah dijanjikan olehNya.

Mengenai janji Allah Swt. terhadap hambanya yang taat atas segala perintahNya, kita perlu memahami bahwa itu merupkan sebuah kebijakanNya yang tidak bisa dinegosiasi oleh siapa pun. Namun, kita tetap harus memiliki keyakinan bahwa Allah Swt. tidak pernah ingkar janji, karena Dia lah yang telah menyatakan sendiri melalui firmanNya:

ان الله لا يخلف الميعاد

Sungguh Allah tidak menyalahi janji” (Q.S. Ali Imran: 9).

Untaian mutiara hikmah yang ketujuh dari al-Hikam memaparkan etika seorang mukmin dalam menghadapi masalah tersebut, jangan sampai keraguan kita atas firmanNya yang telah kami sebutkan diatas dapat menghapus mata hati kita untuk makrifat terhadap zat-Nya:

لا يشككنك في الوعد عدم وقوع الموعود وان تعين زمنه لئلا يكون ذلك قد حافي بصيرتك واخمادا لنور سريرتك

“Anda tak perlu ragu atas janji Allah yang belum terkabul, meskipun sebenarnya janji itu pasti terwujud. (Keraguan itu) agar tidak merusak mata hati dan memadamkan cahaya batinmu” ( Al-Hikam).

Menurut Syekh Ibnu Athaillah, keraguan Anda pada Allah itu ternyata dapat membuat mata hatimu padam, gelisah, dan mempersepsikan diri Anda tidak percaya lagi pada Allah. Mengenai doa kita yang telah dipanjatkan namun belum juga terkabul, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya, antara lain:

Pertama, waktu yang belum tepat. Terkabulnya harapan tentu tidak semudah kita berdoa. Waktu terkabulnya doa itu lama atau sebentar bukan urusan kita, itu urusan Allah. Allah Swt. pasti akan mengabulkan setiap permintaan kita, namun pada waktu yang Ia tentukan, bukan waktu yang kita harapkan.

Baca Juga :  Taat Konstitusi sebagai Wajib Syar'i

Kedua, syarat dan kriteria berdoa yang belum terpenuhi. Belum dikabulkan permintaan kita jangan langsung putus asa dengan menyalahkan Tuhan, namun sebaiknya instropeksi diri, apakah doa yang telah saya panjatkan selama ini telah memenuhi kriteria, dan syarat-syaratnya atau belum. Jika belum mari kita perbaiki niat kita, lebih giat dalam berusaha dan berdoa, Insya Allah kedepannya akan mendapatkan apa yang kita harapkan, Amin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here