Doa dalam Al-Qur’an: Doa Agar Senantiasa Dicukupkan

0
175

BincangSyariah.Com – Al-Qur’an yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad SAW merupakan kitab yang ditujukan menjadi pedoman hidup manusia. Ia berisi hukum-hukum Allah, kisah-kisah terdahulu, peringatan akan hari akhir, pemberitahuan akan besarnya ampunan dan rahmat Allah agar kita senantiasa mengambil ibrah dan menerapkannya menjadi laku sehari-hari. Selain itu Al-Qur’an juga berisi ayat-ayat yang memiliki keutamaan ketika dibaca, dilafalkan sebagai zikir dan doa. Salah satunya dua ayat Al-Qur’an pada surat al-Baqarah: 285-286 yang berbunyi,

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ (285) لا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلا تُحَمِّلْنَا مَا لا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ (286)

Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), “Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.” Dan mereka berkata, “Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali    (285)   Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir. (286)

Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menampilkan beberapa . Di antaranya dalam hadis Shahih al-Bukhari dari Abdullah bin Mas’ud, beliau berkata: Nabi SAW bersabda, “barang siapa yang membaca dua ayat dari akhir surat al-Baqoroh pada malam hari, maka ia akan tercukupi.”

Begitu juga hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal dari Abi Dzar berkata: Nabi SAW bersabda, “aku diberi penutup surat al-Baqoroh dari bawah Arsyi yang belum pernah diberi kepada nabi siapapun sebelum aku.”

Dua ayat dari surat al-Baqarah ini juga sering dibaca pada pembacaan tahlil dan zikir al-Ma’tsurot. Dua ayat minimal dibaca setiap hari sekali, terutama pada malam hari.

Baca Juga :  Menyadari Pentingnya Kajian Fiqih Ikhtilaf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here