Doa Berbuka Sebaiknya Dibaca Sebelum Berbuka atau Setelahnya?

0
1115

BincangSyariah.Com – Masyarakat Indonesia sudah terbiasa dan lumrah membaca doa berbuka sebelum mereka berbuka puasa. Namun hal ini menurut sebagian ustadz adalah salah kaprah. Karena yang benar doa berbuka puasa sebaiknya dibaca setelah selesai berbuka, bukan sebelumnya. Benarkah demikian? (Baca: Anjuran Memperbanyak Doa Ketika Berbuka Puasa)

Mengenai masalah ini, para ulama telah menjelaskan dalam kitab-kitab mereka mengenai waktu terbaik membaca doa berbuka puasa. Umumnya mereka mengatakan bahwa doa berbuka sebaiknya dibaca setelah berbuka, bukan sebelumnya.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Zainuddin Al-Malibari dalam kitab Fathul Muin berikut;

ويسن أن يقول عقب الفطر: اللهم لك صمت، وعلى رزقك أفطرت ويزيد – من أفطر بالماء -: ذهب الظمأ، وابتلت العروق، وثبت الاجر إن شاء الله تعالى

Disunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka, yaitu; ‘Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika aftharthu.’ Dan bagi orang yang berbuka dengan air, hendaknya dia menambahkan doa; ‘Dzahabadh dhama-u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insyaa allaah.

Dalam kitab Ithaf Ahlil Islam bi Khushushiyatis Shiyam, Ibnu Hajar Al-Haitami juga mengatakan bahwa kebanyakan ulama menganjurkan membaca doa berbuka setelah makan buka puasa, bukan sebelumnya. Beliau berkata sebagai berikut;

ويؤخذ من قول الراوي: كان اذا افطر قال انما هذه الاذكار انما يسن الاتيان بها عقب الفطر وهو ما ذكره جمع

Diambil dari perkataan rawi; Nabi Saw ketika berbuka, beliau berdoa; bahwa dzikir-dzikir (doa-doa ini) sesungguhnya disunnahkan untuk membacanya setelah berbuka. Ini yang disebutkan oleh kebanyakan ulama.

Meski demikian, terdapat sebagian ulama yang tetap membolehkan membaca doa berbuka sebelum melakukan buka puasa, meskipun yang lebih utama dibaca setelahnya. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Said bin Muhammad Ba’ali dalam kitab Busyral Karim berikut;

ويسنّ أن يقول عنده أي عند إرادته والأولى بعده: اللهم لك صمت وعلى رزقك أفطرت

Disunnahkan bagi seseorang ketika hendak berbuka, akan tetapi yang lebih utama setelah berbuka, untuk membaca doa; Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu.

Melalui penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa doa berbuka puasa sama-sama dianjurkan dan dibolehkan untuk dibaca sebelum atau sesudah berbuka puasa. Namun menurut kebanyakan ulama, lebih utama dibaca setelah makan buka puasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here