Ketika Dibegal, Sebaiknya Melawan atau Pasrah?

0
1331

BincangSyariah.Com – Banyak terjadi aksi pembegalan di beberapa daerah di Indonesia akhir-akhir ini. Terkadang aksi pembegalan ini bukan hanya merampas harta korban, namun juga ada yang sampai menghilangkan nyawanya. Namun ada juga korban yang melawan aksi pembegalan ini hingga menewaskan pembegal. Sebenarnya, ketika dibegal, sebaiknya melawan atau pasrah dalam Islam? (Hukum Membunuh Begal dalam Islam)

Melawan pembegal termasuk perbuatan yang disyariatkan dalam Islam. Ketika kita dibegal, kita disyariatkan sebisa mungkin untuk melawan dalam rangka untuk menghentikan aksi pembegalan. Terdapat banyak riwayat hadis dari Nabi Saw yang memerintahkan untuk melawan aksi pembegalan ini.

Di antaranya adalah hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, dia berkisah sebagai berikut;

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ جَاءَ رَجُلٌ يُرِيدُ أَخْذَ مَالِى قَالَ فَلاَ تُعْطِهِ مَالَكَ . قَالَ أَرَأَيْتَ إِنْ قَاتَلَنِى قَالَ قَاتِلْهُ قَالَ أَرَأَيْتَ إِنْ قَتَلَنِى قَالَ فَأَنْتَ شَهِيدٌ. قَالَ أَرَأَيْتَ إِنْ قَتَلْتُهُ قَالَ: هُوَ فِى النَّارِ

Ada seseorang yang datang menemui Rasulullah Saw, kemudian dia bekata; ‘Ya Rasulullah, bagaimana jika ada orang yang hendak merampas hartaku.’ Rasulullah Saw menjawab, ‘Jangan kau serahkan hartamu. Dia bertanya lagi, ‘Bagaimana jika dia melawan?’ Rasulullah Saw menjawab, ‘Lawan balik dia. Dia bertanya lagi, ‘Bagaimana jika dia membunuhku?’ Rasulullah Saw menjawab, ‘Engkau syahid’. Dia bertanya lagi, ‘Lalu bagaimana jika aku berhasil membunuhnya? Rasulullah Saw menjawab, ‘Dia di neraka.

Hadis ini berisi perintah dari Nabi Saw untuk melawan orang yang hendak merampas harta kita, baik dengan cara dibegal atau lainnya. Jika kita sampai membunuh orang yang hendak membegal karena membela harta dan diri kita, maka kita tidak mendapatkan dosa dan tidak boleh ada tuntutan apapun. Jika kita yang terbunuh, maka kita mati dalam keadaan syahid. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Sa’id bin Zaid, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

Baca Juga :  Shalat Jamaah Bertiga, Di mana Posisi Makmum?

مَنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دِينِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دَمِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ

Siapa yang terbunuh karena melindungi hartanya, maka dia syahid. Siapa yang terbunuh karena melindungi keluarganya, maka dia syahid. Siapa yang terbunuh karena membela agamanya, maka dia syahid. Dan siapa yang terbunuh karena melindungi darahnya, maka dia syahid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here