Dalil Anti Rasisme dalam Al-Qur’an dan Hadis

0
160

BincangSyariah.Com – Isu rasisme baru-baru ini kembali mencuat di Amerika Serikat. Hal ini dipicu dengan kematian seorang pria kulit hitam Afrika-Amerika bernama George Floyd di tangan seorang polisi kulit putih di Minneapolis. Lalu, bagaimana Islam memandang Rasisme ini?

Allah swt. berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ (13)

Wahai manusia! Sungguh, kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kamudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti. (Al-Hujurat/3)

Pada ayat tersebut Allah swt. telah mengingatkan kepada kita bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang telah diatur oleh-Nya. Dia memang sudah menseting makhluk-Nya terdiri dari bangsa dan suku yang berbeda-beda. Bahkan dalam satu negara pun terdiri dari banyak suku, bahasa, dan tradisi yang berbeda-beda. Seperti di negara Indonesia, dari sabang sampai merauke banyak sekali beragam suku dengan ciri khasnya masing-masing.

Perbedaan itu merupakan rahmat dari Allah swt. agar kita dapat saling mengenal dan toleransi satu sama lain. Bukan untuk saling mengejek, membanding-bandingkan, atau mengadu satu dengan lainnya.

Terkait dengan larangan rasisme; khususnya yang berhubungan pada masalah perbedaan warna kulit. Nabi saw. sendiri telah mengajarkan kepada kita agar tidak membanding-bandingkan warna kulit.

عَنْ أَبِي ذَرٍّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ انْظُرْ فَإِنَّكَ لَيْسَ بِخَيْرٍ مِنْ أَحْمَرَ وَلَا أَسْوَدَ إِلَّا أَنْ تَفْضُلَهُ بِتَقْوَى. رواه أحمد.

Dari Abu Dzar r.a. bahwasannya Nabi saw. bersabda kepadanya, “Perhatikanlah! Sesungguhnya kamu tidak lebih baik dari orang yang berkulit merah dan tidak juga dari orang yang berkulit hitam kecuali jika kamu melebihi mereka dalam bertaqwa.” (H.R. Ahmad) (Baca: Islam Menentang Rasisme dan Diskriminasi)

Baca Juga :  Tafsir Ayat Tegas Menurut Gus Dur

Tidak membanding-bandingkan warna kulit pun diajarkan langsung oleh Nabi saw. lewat sikap beliau kepada salah satu sahabatnya yang berwarna kulit coklat pekat. Yakni, Bilal bin Rabbah; sahabat beliau berbangsa Etiopia. Nabi saw. sangat memuliakannya, bahkan ia dinobatkan sebagai muadzin pada masa itu disebabkan karena suaranya yang sangat merdu sekali.

Demikianlah, Islam sangat menolak rasisme. Semua perbedaan itu takdir Allah swt. yang menjadi rahmat bagi kita dengan saling mengasihi, bukan menjadi laknat dengan saling mencaci. Dan pada hakikatnya semua di hadapan Allah swt. itu sama, baik yang kulitnya putih, sawo matang, coklat, maupun hitam. Hanya ketaqwaanlah yang membedakan antara satu dengan lainnya. Wa Allahu a’lam bis shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here