Cara Mudah Hadapi Orang dengan Sifat Dengki

1
1972

BincangSyariah.Com – Sifat dengki adalah penyakit hati yang tidak suka melihat orang lain mendapatkan kenikmatan dan berharap nikmat tersebut berpindah kepadanya. Orang dengan sifat dengki penyebabnya adalah ketidakmampuan seseorang mensyukuri nikmat yang diberikan Allah kepadanya. Dan tentunya sifat dengki sangat dilarang dalam agama Islam sebab akan menimbulkan perbuatan buruk lainnya seperti kebencian antar sesama.

Terkait dengan hal tersebut, Rasulullah Saw bersabda:

لَاتَبَاغَضُوْا وَلَاتَحَاسَدُوْا وَلَاتَدَابَرُوْا

Janganlah saling benci-membenci, saling dengki dan belakang-membelakangi.” (HR Bukhari Muslim)

Meskipun sudah dilarang oleh Rasulullah, namun masih ada segelintir dari kita yang masih akrab dengan sifat dengki tersebut. Terlihat dari beberapa orang yang masih belum bisa menerima orang lain yang mandiri dan kuat dalam segala hal terkadang. Kondisi yang demikian menunjukkan bahwa si pendengki selalu ambil pusing apapun yang dilakukan dan dihasilkan oleh orang lain.  Perangai terendah dari pendengki adalah ia tidak ridha dengan ketentuan Allah yang diberikan kepada orang lain. Oleh karena itu sifat dengki ini tidak hanya membahayakan orang lain, melainkan juga memberikan efek yang negatif pada diri sendiri.

Lantas bagaimana jika kehidupan kita selalu disorot oleh mata si pendengki? Bagaimana cara yang terbaik untuk menghadapinya? Ali bin Abi Thalib memberikan sebuah cara yang terbai untuk menghadapi orang yang dengki,  dalam kitab Al Hikam Ali bin Abi Thalib disebutkan:

عذب حسادك بالإحسان إليهم

Balaslah orang yang dengki kepadamu dengan perlakuan yang baik kepadanya

Jika kedengkian dibalas dengan kedengkian yang sama, maka yang ada adalah situasi yang makin membara dan tidak tenang. Layaknya api yang yang dibalas dengan api. Namun jika api tersebut dibalas dengan air, apai tersebut akan reda dengan sendirinya. Begitupun ketika menghadapi orang yang dengki, cukup perlakukan ia dengan perlakuan yang baik. Dengan demikian kita telah belajar mencintai orang lain layaknya mencintai diri sendiri.

Baca Juga :  Hasud Dapat Merusak Iman

Dengan demikian, cara mudah untuk menghadapi orang yang berhiaskan dengki adalah membalasnya dengan perlakuan yang baik, bukan yang buruk. Bukankah kita dianjurkan untuk mengiringi keburukan dengan kebaikan? Bukan keburukan dengan keburukan.  Namun jika penyakit dengki itu mulai timbul di dalam diri kita, hendaklah kita menyembunyikan dan mendiamkan penyakit tersebut di dalam hati kita. Janganlah sekali-kali kita menampakkannya di hadapan orang lain, karena hal tersebut akan menyulut api kehancuran. Seraya berdoa kepada Allah, semoga dijauhkan dari penyakit dengki yang membahayakan ini.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here