Cara Menyucikan Najis Anjing dan Babi

0
98

BincangSyariah.Com – Dalam kitab-kitab fikih disebutkan bahwa anjing dan babi merupakan jenis najis mughallazhah atau najis berat. Cara menyucikan najis anjing dan babi lebih berat dibanding jenis najis lainnya, yaitu harus dicuci sebanyak tujuh kali basuhan dan salah satunya harus menggunakan debu.

Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

طَهُورُ إِنَاءِ أَحَدِكُمْ إِذَا وَلَغَ فِيهِ الْكَلْبُ أَنْ يَغْسِلَهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ ، أُولاهُنَّ بِالتُّرَابِ

Sucinya bejana kalian apabila anjing minum padanya adalah dengan cara dibasuh tujuh kali dan basuhan pertama dengan menggunakan debu.

Juga berdasarkan hadis riwayat Imam Muslim dari Abdullah bin Mughaffal, bahwa Nabi Saw bersabda;

إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِى الإِنَاءِ فَاغْسِلُوهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ وَعَفِّرُوهُ الثَّامِنَةَ فِى التُّرَابِ

Jika anjing menjilati bejana kalian, cucilah sebanyak tujuh kali dan gosoklah yang kedelapan dengan debu.

Berdasarkan dua hadis ini, maka cara membersihkan benda yang terkena jilatan anjing adalah dengan membasuhnya sebanyak tujuh kali, dan salah satunya harus menggunakan debu, dan basuhan debu dianjurkan pada basuhan pertama.

Misalnya, tangan terkena najis anjing, maka tangan tersebut dibasuh sebanyak tujuh kali. Basuhan pertama pakai debu dengan diusapkan pada tangan yang terkena najis anjing. Setelah itu baru dibasuh pakai air sebanyak enam kali basuhan. Sebagian pandangan mengatakan, lebih utama dibasuh tujuh kali pakai air.

Begitu juga cara menyucikan najis babi. Menurut ulama Syafiiyah, babi disamakan dengan anjing. Karena itu, ia termasuk bagian dari najis berat yang harus dibasuh sebanyak tujuh kali dan salah satunya menggunakan debu, sama seperti menyucikan najis anjing. Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Mughnil Muhtaj berikut;

Baca Juga :  Manfaat Mandi Besar dalam Islam

وَمَا نَجُسَ بِمُلَاقَاةِ شَيْءٍ مِنْ كَلْبٍ غُسِلَ سَبْعًا إحْدَاهُنَّ بِتُرَابٍ وَالْأَظْهَرُ تَعَيُّنُ التُّرَابِ، وَ أَنَّ الْخِنْزِيرَ كَكَلْبٍ

Sesuatu yang menjadi najis karena terkena bagian dari anjing, maka dicuci sebanyak tujuh kali, salah satunya dengan tanah. Yang tampak, harus dengan tanah (tidak boleh diganti dengan yang lain). Dan babi sama seperti anjing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here