BWI Gandeng 18 Bank Syariah untuk Dukung Gerakan Wakaf Uang

0
291

BincangSyariah.Com – Sejak dicanangkan oleh Presiden SBY tahun 2010, gerakan wakaf uang belum berkembang. Data di LKS PWU (Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang) menunjukan perubahan yang tidak signifikan bahkan cenderung stagnan, sampai dengan Maret 2018, jumlah wakaf uang yang terhimpun baru mencapai Rp 199 Milyar.

Padahal menurut Imam Teguh Saptono, Wakil Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI), potensi wakaf dari muslim kelas menengah bisa mencapai 11 Triliun per tahun. Sedangkan potensi aset diperkirakan hingga 2000 triliun per tahun.

Untuk meningkatkan penerimaan wakaf, BWI berkolaborasi dengan 18 Bank Syariah Nasional yang tergabung dalam LKS PWU. yang bertugas meningkatkan penerimaan wakaf dengan mengembangkan berbagai inovasi pembayaran. LKS PWU nantinya akan menghimpun dana wakaf sedangkan pengelolaan wakaf akan diserahkan kepada nazir atau lembaga pengelola wakaf seperti Dompet Duafa, al-Azhar, Darul Qur’an, Darut Tauhaid, PP Sidogiri, dsb.

CIMB Niaga Syariah misalnya, berinovasi menghadirkan kanal pembayaran wakaf uang dan wakaf melalui uang yang mudah diakses masyarakat di era digital. Seperti yang terbaru melalui QR (Quick Respond – Scan) pada aplikasi Go Mobile. “Jadi masyarakat tinggal menscan kode QR yang ada di masjid atau lembaga pengelola wakaf yang bekerjasama dengan CIMB Niaga,” kata Mariyanah, salah satu anggota LKS PWU yang mewakili CIMB Niaga Syariah dalam acara Halal bi Halal dan Bincang Wakaf bersama Media di Hotel Aone, jakarta, pada Selasa (09/07/19).

Selain itu, CIMB Niaga Syariah juga menyediakan tabungan khusus wakaf bagi para nasabah dengan akad mudharabah, dimana dana bagi hasil nanti yang akan diperuntukkan menjadi wakaf uang, yaitu tabungan iB Mapan Wakaf berhadiah dan Tabungan iB Mapan Menabung Wakaf.

Baca Juga :  Menuliskan Nama Seseorang di Dalam Alquran, Apakah Boleh?

Sayangnya, animo berwakaf masyarakat dirasa masih rendah. Contohnya BNI Syariah, saat ini baru bisa mengumpulkan 7,9 milyar wakaf uang. Padahal sekarang berwakaf sangat mudah.

Menurut Fahmi, Karyawan BNI Syariah, terkait LKS PWU semua bank syariah rata-rata memiliki platform atau aplikasi digital yang memudahkan umat muslim yang ingin wakaf. BNI Syariah sendiri, memiliki platform Wakaf Hasanah yang dilengkapi dengan visualisasi project-project wakaf dari 20 lembaga pengelola zakat yang telah terdaftar.

“Saat ini berwakaf mudah bisa melalui aplikasi yang didownload melalui playstore. kita hanya sebagai perantara kemudian dana akan masuk ke rekening penampungan akhir dan akan dikelola oleh nazir. Kami hanya memudahkan pengumpulan dana wakaf dari masyarakat,” kata perwakilan LKS PWU BNI Syariah, tersebut.

Selain itu di Wakaf Hasanah, nominal wakaf tidak dipatok harus berapa rupiah, begitu pula di Bank Syariah lainnya. Menurut Hafiz, karyawan dari Mandiri Syariah, masyarakat sudah bisa memulai wakaf meski dengan uang 10 ribu rupiah.

“Dengan adanya aplikasi wakaf, wakaf bisa menjadi lifestyle bagi masyarakat, tidak perlu menunggu satu juta baru berwakaf kita bisa langsung memulai dari 10 ribu rupiah dan begitu mencapai satu juta akan diberikan akta ikrar wakaf dan sertifikat akan dikirim melalui email,” ujar perwakilan LKS PWU Mandiri Syariah, tersebut.

Bank Mandiri Syariah sendiri, menawarkan platform jadiberkah.id dan Mandiri Syariah Mobile Banking yang bisa didownload di playstore untuk memudahkan wakaf uang. Mandiri Syariah Mobile Bangking khusus untuk nasabah sementara Jadiberkah.id bisa digunakan oleh non-nasabah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here