Bolehkah Mengeluarkan Zakat Fitrah setelah Salat Idulfitri?

3
11789

BincangSyariah.Com – Zakat fitrah merupakah salah satu dari rukun iman yang wajib ditunaikan bagi seluruh umat islam. Zakat fitrah disyariatkan pada tahun 2 Hijriyah setelah disyariatkannya puasa, yaitu setelah Nabi hijrah ke Madinah. Oleh karenanya, takaran zakat fitrah pun sesuai takaran madinah yaitu satu sha’ yang besarnya adalah empat mud. Satu mud adalah besar cakupan penuh dua telapak tangan ukuran normal yang digabungkan. Apabila dikonversikan dengan beras atau gandum adalah setara dengan 2,5 kg sampai 3 kg.

Namun, mengenai waktu mengeluarkan zakat dibagi menjadi 5, sebagai berikut:

Pertama, waktu yang jawaz ( boleh ) mulai tanggal 1 ramadhan sampai dengan hari terakhir bulan ramadhan sebelum matahari terbenam.

Kedua, waktu diwajibkan. Sejak terbenam matahari akhir ramadhan sampai sebelum shalat subuh tanggal 1 syawal.

Ketiga, waktu yang disunahkan ( afdol ) yaitu setelah shalat subuh pada tanggal 1 syawal sampai dengan sebelum shalat idulfitri.

Keempat, waktu yang dimakruhkan. Yaitu setelah shalat idulfitri sampai sebelum matahari terbenam pada tanggal 1 syawal.

Kelima, waktu yang diharamkan ( tahrim ), yaitu setelah terbenam matahari pada tanggal 1 syawal.

Sedangkan waktu yang diperintahkan rasulullah Saw. untuk melaksanakan kewajiban zakat fitrah ialah setelah masuk 1 syawal, yaitu setelah maghrib pada terakhir bulan ramadhan, sebelum imam memulai salat idulfitri. Hal ini dipertegas dengan hadist yang diriwayatkan oleh Nafi’ dari ibnu umar :

أَمَرنَا رَسُولُ اللّه صَلَّى الله عليه وسلم بِزَكَاةِ الْفِطْرِ أَنْ تُؤَدِّيَ قَبْلَ خُرُوْجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلَاةِ. قَالَ فَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يُؤَدِّيَ قَبْلَ ذَلِكَ بِالْيَومِ وَالْيَوْمَيْنِ.

Rasulullah Saw. Telah memerintahkan kami untuk menunaikan zakat fitrah sebelum orang orang keluar untuk melakukan shalat. Nafi berkata ibnu umar menunaikanya sehari atau dua hari sebelum itu.

Baca Juga :  Niat Zakat Fitrah

Seluruh ulama fiqih bersepakat bahwa kewajiban zakat fitrah tetap tidak gugur oleh sebab mengakhirkan atau keluar daripada waktunya. Karena zakat fitrah merupakan tanggungan yang harus diberikan kepada mustahiqnya ( yang berhak menerima zakat). Karena itu, mengakhirkan membayar zakat fitri tanpa ada udzur ( halangan ) setelah hari raya idul fitri hukumnya haram menurut madzhab syafiiyah, malikiyah, dan hanabillah.

Sedangkan menurut madzhab hanafiyah membayar zakat fitrah boleh kapan saja secara mutlaq, namun yang disunahkan adalah sebelum orang-orang berangkat untuk melakukan salat idulfitri.
Wallahu a’lam.

Sumber: Al-Mausu’ah Fiqhiyah Juz 23 Bab Zakat

3 KOMENTAR

  1. Asalammualaikum wbr .. Saya hanyalah hambah allah yg penuh dosa .saya mau bertanya apakah bisa membayar zakat fitrah di hari habis lebaran ..mohon maaf jika saya ada kesalahan karna saya hanyalah manusia biasa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here