Bolehkah Membakar Sarang Lebah untuk Diambil Madunya?

0
817

BincangSyariah.Com – Untuk mengambil madu lebah, kadang dibutuhkan usaha yang ekstra dan hati-hati karena tak jarang diserang oleh lebahnya. Karena itu, tak jarang sebagian orang membakar sarang lebah untuk mengusir induk lebah tersebut sehingga madunya bisa diambil. Bolehkah melakukan tindakan ini?

Dalam Islam, lebah termasuk hewan yang dilarang untuk dibunuh. Larangan ini sebagian ulama mengatakan bersifat haram, sementara sebagian yang lain mengatakan bersifat makruh. Disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Imam Ahmad dari Ibnu Abbas, dia berkata;

نَهَى رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ قَتْلِ أَرْبَعٍ مِنَ الدَّوَابِ النَّمْلَةُ واَلنَّحْلَةُ وَاْلهُدْهُدُ وَالصَّرَدُ.

“Rasulullah saw. telah melarang membunuh empat macam hewan, yaitu semut, lebah, burung hud-hud, dan burung shurad.”

Selain itu, terdapat sebuah hadis yang melarang keras menyakiti atau membunuh hewan dengan menggunakan api dengan cara dibakar. Yang berhak membunuh dengan api hanya pembuat api itu sendiri, yaitu Allah. Selain Allah, haram hukumnya membunuh dengan menggunakan api, baik terhadap hewan maupun manusia.

Disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Imam Abu Daud dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash, dia berkata;

كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ، فَانْطَلَقَ لِحَاجَتِهِ فَرَأَيْنَا حُمَرَةً مَعَهَا فَرْخَانِ فَأَخَذْنَا فَرْخَيْهَا، فَجَاءَتِ الْحُمَرَةُ فَجَعَلَتْ تَفْرِشُ، فَجَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: مَنْ فَجَعَ هَذِهِ بِوَلَدِهَا؟ رُدُّوا وَلَدَهَا إِلَيْهَا. وَرَأَى قَرْيَةَ نَمْلٍ قَدْ حَرَّقْنَاهَا فَقَالَ: مَنْ حَرَّقَ هَذِهِ؟ قُلْنَا: نَحْنُ. قَالَ: إِنَّهُ لَا يَنْبَغِي أَنْ يُعَذِّبَ بِالنَّارِ إِلَّا رَبُّ النَّارِ

“Kami bersama Rasulullah saw. dalam sebuah perjalanan. Lalu beliau membuang hajat dan kami melihat seekor burung hummarah (emprit) dengan dua anaknya. Kami mengambil kedua anak burung tersebut. Lalu induknya datang dan mengepakkan sayapnya. Nabi saw. datang lalu berkata, ‘Siapa yang mengganggu burung itu dengan mengambil anaknya.? Kembalikan anaknya kepada induknya.’ Lalu, Rasulullah saw. melihat sebuah sarang semut yang telah kami bakar. Beliau bertanya, ‘Siapa yang membakar sarang ini?.’ Kami menjawab, ‘Kami.’ Beliau bersabda, ‘Sungguh tidak pantas menyiksa dengan api kecuali Tuhan pencipta api.’”

Baca Juga :  Penjelasan Warisan untuk Saudara

Melalui keterangan di atas dapat diketahui bahwa membakar sarang lebah termasuk perbuatan yang dilarang dalam Islam. Membunuh lebah, apalagi dengan cara dibakar, hukumnya haram. Karena itu, ketika hendak mengambil madu lebah harus gunakan cara sekiranya tidak membunuh lebah tersebut.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here