Bolehkah Masuk Islam dengan Mengucapkan Syahadat Berbahasa Indonesia?

0
1639

BincangSyariah.Com – Dewasa ini, penyebaran agama Islam telah meluas ke seluruh penjuru dunia. Salah satunya di Indonesia. Maka, banyak sekali kita dapati orang-orang Indonesia yang sebelumnya tidak mengerti bahasa Arab harus melafalkan kalimat syahadat yang berbahasa Arab. Dari sinilah kemudian muncul pertanyaan: bolehkah mengucapkan syahadat berbahasa Indonesia atau bahasa lain selain bahasa Arab?

Hukum syahadat dengan menggunakan bahasa Ajami (bahasa selain Arab) adalah sah. Sekalipun jika ia bisa mengucapkannya dengan berbahasa Arab dan lancar. Hal ini karena esensi dari pelafalan kalimat syahadat adalah keimanan dan keyakinan seorang hamba terhadap Allah swt dan Rasul-Nya.

Keterangan mengenai permasalahan ini dapat dilihat dalam kitab Hasyiyah I’anatut Thalibin sebagai berikut:

أي يحصل الإسلام بالتلفظ بالشهادتين ولواتى بهما بالعجمية إلى أن قال وإن احسن العربية

Maksudnya sah Islamnya dengan sebab mengucapkan dua kalimat syahadat, sekalipun diucapkannya dengan menggunakan bahasa ajam (selain bahasa Arab, seperti bahasa Indonesia). Dan, walaupun ia sanggup mengucapkannya dengan bahasa Arab.

Justru, jika seseorang dipaksakan mengucapkan kalimat syahadat berbahasa Arab dengan cara dituntun namun ia tidak memahaminya, maka keislamannya tidak ditetapkan secara sah dalam hukum dunia. Namun demikian, jika ia benar-benar beriman terhadap Allah swt dan Rasul-Nya, maka ia tetap dihukumi muslim menurut Allah swt.

Wallahu A’lam bis Shawab…

Baca Juga :  Jaga Kesehatan dan Kebersihan; Dua Kunci Ajaran Islam Menangkal Covid-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here