Bolehkah Daging Hewan Akikah Diberikan kepada Non-Muslim

0
1386

BincangSyariah.Com- Dalam kitab Almajmu, Imam Nawawi mengatakan bahwa orang yang berakikah dan keluarganya disunahkam makan sebagian daging akikah, kemudian sebagian yang lain disedekahkan dan dihadiahkan kepada fakir miskin dan tetangga sekitar.

ويستحب ان يأكل منها ويتصدق ويهدي كما قلنا في الاضحية

“Orang yang berakikah disunahkan makan daging hewan akikah, kemudian disedekahkan dan dihadiahkan (kepada orang lain), sebagaimana telah kami katakan di dalam daging hewan kurban.”

Sebaiknya, daging hewan akikah dibagi tiga, sepertiga untuk orang yang berakikah dan keluarganya, sepertiga untuk sedekah, dan sepertiga yang lain untuk hadiah. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Dr. Hisamuddin dalam kitab Almufashshal fi Ahkamil Aqiqah sebagai berikut;

فتوزع اثلاثا: ثلث لاهل البيت وثلث للصدقة وثلث للهدية

“Sebaiknya daging hewan akikah dibagi tiga; sepertiga untuk keluarga, sepertiga untuk sedekah dan sepertiga untuk hadiah.”

Dari keterangan di atas, daging hewan akikah tidak boleh dimakan semuanya oleh orang yang berakikah dan keluarganya, namun sebagian harus diberikan kepada orang lain terutama fakir miskin dan tetangga sekitar. Bagaimana jika sebagian tetangga orang berakikah ada yang non-Muslim, apakah boleh memberikan daging hewan akikah kepadanya?

Dalam kitab Almawabul Jalil, Syaikh Hathab Arru’aini Almaliki mengatakan bahwa Imam Malik membolehkan daging hewan kurban diberikan kepada no-Muslim, begitu juga dengan daging hewan akikah. Bahkan Syaikh Hathab Arru’aini sendiri dengan tegas membolehkan daging hewan akikah diberikan kepada non-Muslim, terlebih lagi jika non-Muslim tersebut adalah orang fakir miskin, tetangga atau famili dekat.

ونقل عن الامام مالك جواز ذلك في الاضحية وتقاس العقيقة عليها. ولا ارى مانعا من اطعام اهل الذمة منها وخاصة اذا كانوا فقراء اوجيرانا او قرابة

Baca Juga :  Hukum Sedekah kepada Non-Muslim

“Dikutip dari Imam Malik tentang kebolehan memberikan daging hewan kurban kepada non-Muslim. Begitu juga dengan daging hewan akikah, karena disamakan kepada daging hewan kurban. Dan saya melihat, tidak ada hal yang menghalangi untuk memberikan daging akikah kepada non-Muslim, terlebih lagi jika mereka fakir miskin, tetangga atau famili dekat.”

Dengan demikian, daging hewan akikah tidak harus diberikan kepada sesama saudara Muslim. Non-Muslim juga boleh menerima pemberian dan makan daging hewan akikah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here