Bolehkah Bermain Pasar Modal?

0
362

BincangSYyariah.Com – Berbisnis di pasar modal hukumnya boleh. Karena ia bagian dari muamalah. Sebagaimana telah diketahui bahwa pada dasarnya hukum muamalah adalah boleh, sampai ada dalil yang menunjukkan tidak boleh. Dalam transaksi bisnis yang dimaksud dengan dalil di sini tidak terbatas pada Alquran dan hadis tapi juga dalil yang menunjukkan perbuatan yang kita lakukan mengandung unsur gharar, maisir, riba, haram, dan zalim.

Tujuan adanya pasar modal adalah mempertemukan perusahaan yang membutuhkan dana dengan masyarakat yang ingin berinvestasi. Ada dua sumber keuntungan yang akan diperoleh pemain saham. Keuntungan pertama berasal dari deviden (keuntungan) yang dibagikan perusahaan setiap tahun. Besar keuntungan yang akan diperoleh sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Keuntungan kedua diperoleh dari proses jual beli saham. Ketika kita memiliki saham kemudian kita jual kepada orang lain. Keuntungan ini disebut dengan capital gain. Dari sudut pandang hukum Islam, kedua keuntungan ini boleh. Karena jual beli dan pembagian keuntungan adalah hal yang boleh dalam Islam.

Namun jika kita hubungkan dengan praktik bermain saham di Indonesia, maka hukumnya dua, boleh dan tidak boleh.

Kita mulai dari tidak boleh. Bisnis di pasar modal tidak boleh karena alasan adanya unsur perjudian, bunga, jual beli utang, dan praktik bisnis lainnya yang dilarang dalam Islam. Ketika dalam sebuah usaha yang sahamnya diperjualbelikan di pasar modal mengandung unsur-unsur di atas maka tidak boleh melakukan jual beli dalam pasar modal seperti ini.

Kedua, pasar modal yang diperbolehkan adalah jual beli yang semua unsur-unsur di atas dan unsur lainnya yang dapat mengharamkan hilang maka jual beli tersebut boleh. Untuk itu dibuat pasar modal berdasarkan prinsip syariah.

Baca Juga :  Ashabiyah dan Cinta Tanah Air

Dalam konteks Indonesia telah dipisahkan saham-saham yang dijual berdasarkan prinsip syariah dan bukan syariah. Semua saham syariah dapat kita lihat di Jakarta Islamic Index. Ketika kita melakukan transaksi di sini maka dapat dipastikan hukumnya boleh.

Regulator telah mengelompokkan saham-saham yang boleh diperjualbelikan sesuai dengan kriteria-kriteria yang ditentukan oleh MUI. Sehingga jika kita bertransaksi di sini tidak perlu memilah sendiri saham ini syariah atau tidak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here