Bolehkah Bercerita Kisah Orang Saleh Saat Sedang Makan?

0
475

BincangSyariah.Com – Agama Islam hadir sebagai agama yang kaffah. Agama yang lengkap dan mengatur semua hal. Termasuk perihal makan dan makanan. Ajaran agamanya universal  yang berlaku setiap zaman. Seperti contohnya ketika hendak memulai makan, membaca basmalah. Ajaran tersebut berdasarkan hadits Rasulullah saw.:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللهِ تَعَالَى، فَإِذَا نَسِيَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللهِ فِيْ أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ: بِسْمِ اللهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ.

Apabila salah seorang di antara kalian hendak makan, maka ucapkanlah: ‘Bismillaah’, dan jika ia lupa untuk mengucapkan bismillaah di awal makan, maka hendaklah ia mengucapkan: ‘Bismillaah awwaalahu wa aakhirahu’ (dengan menyebut Nama Allah di awal dan akhirnya)”.

Awal makan, disunahkan membaca basmalah. Lantas bagaimanakah adab seseorang ketika makan? Haruskah fokus pada makanan dan tidak boleh berbicara? Sebuah kisah inspiratif  dari Nabi Muhammad, ketika beliau meminta istrinya untuk mengambilkan lauk. Namun istrinya menjawab “kita tidak punya lauk apapun selain cuka”. Beliau tetap minta diambilkan cuka, dan makan dengan lauk cuka dan mengatakan:

نِعْمَ الْأُدُمُ الْخَلُّ ، نِعْمَ الْأُدُمُ الْخَلُّ

Sebaik-baik lauk adalah cuka… sebaik-baik lauk adalah cuka… (HR. Muslim 2052)

Hadis tersebut menganjurkan untuk berbicara ketika makan, guna membuat akrab bagi orang-orang yang ikut makan. Lantas bagaimanakah bila memilih untuk bercerita tentang kisah orang saleh saat makan? dalam kitab Al Adzkar, Imam Nawawi menuliskan keterangan sebagai berikut:

فيه حديث جابر الذي قدمناه في باب مدح الطعام قال الإمام أبا حامد الغزالي في الإحياء من  أداب الطعام أن يحدثوا في حال أكله بالمعروف ويتحدثوا بحكايات الصالحين في الأطعمة وغيرها

Sesuai hadis Jabir ra. yang disebutkan dalam bab memuji makanan. Imam Abu Hamid Al Ghazali menyebutkan dalam kitab “Ihya” bahwa di antara etika makan adalah membicarakan hal-hal yang baik, menceritakan kisah orang-orang saleh, dan perbincangan lainnya ketika makan.

Keterangan tersebut menjelaskan bahwa menceritakan kisah orang saleh pada saat makan adalah sebuah etika. Diperbolehkan untuk menceritakan kisah-kisah inspiratif yang mampu menghadirkan spirit baru.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here