Bolehkah Bertepuk Tangan Ingatkan Khatib Jumat yang Terlalu Lama?

0
535

BincangSyariah.Com – Pernah di suatu masjid, ada seorang khatib yang terlalu lama menyampaikan khutbah Jumat. Untuk mengingatkan khatib tersebut bahwa khutbahnya terlalu lama dan panjang, di antara jemaah ada yang bertepuk tangan dengan tujuan untuk mengingatkan. Bolehkah bertepuk tangan ingatkan khatib Jumat yang terlalu lama berkhutbah?

Memberi isyarat kepada khatib, baik dengan bertepuk tangan atau berdehem, hukumnya diperbolehkan. Jika hal itu dibutuhkan, maka tidak masalah memberi isyarat kepada khatib dengan bertepuk tangan. Misalnya, khatib kelamaan menyampaikan khutbah atau khatib melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan khutbah Jumat. (Baca: Hukum Memprotes Khatib Saat Khutbah Jumat)

Kebolehan memberi isyarat saat khutbah ini telah disepakati oleh kebanyakan para ulama, baik dari kalangan ulama Hanafiyah, Syafiiyah, Hanabilah dan sebagian ulama Malikiyah. Ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah berikut;

تجوزُ الإشارةُ أثناءَ الخُطبةِ عندَ الحاجةِ وهو مذهبُ الجمهور: الحَنَفيَّة والشافعيَّة والحَنابِلَة وقولٌ للمالكيَّة (وقالتْ به طائفةٌ من السَّلفِ وحُكِي الإجماعُ على ذلك

Boleh memberi isyarat di tengah khutbah jika hal itu dibutuhkan. Ini adalah pendapat kebanyakan para ulama, baik ulama Hanafiyah, Syafiiyah, Hanabilah dan sebagian ulama Malikiyah. Ini merupakan pendapat ulama salah, dan disebutkan bahwa hal itu telah disepakati.

Di antara dalil yang dijadikan dasar kebolehan memberi isyarat saat khutbah adalah hadis riwayat Ibnu Khuzaimah dari Anas bin Malik, dia berkata;

أنَّ رجلًا دخَلَ المسجدَ والنبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يَخطُبُ يومَ الجُمُعة، فقال: يا رسولَ الله، متى السَّاعةُ؟ فأشارَ الناسُ إليه أنِ اسكُتْ، فسألَه ثلاثَ مرَّاتٍ، كلَّ ذلك يُشيرونَ إليه أنِ اسكُت، فقال له رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم: وَيْحَك! ما أعددتَ لها

Baca Juga :  Cara Memahami Hadis: Keilmuan Geografi dalam Memahami Hadis

Sesungguhnya seorang laki-laki masuk masjid pada saat Nabi Saw khutbah di hari Jumat. Kemudian dia bertanya; Wahai Rasulullah, kapan hari kiamat? Para sahabat memberi isyarat kepadanya agar dia diam. Namun dia bertanya kepada Nabi Saw sampai tiga kali. Semua sahabat memberi isyarat kepadanya agar dia diam. Lalu Rasulullah Saw berkata kepadanya; Celaka kamu. Apa yang telah kamu persiapkan untuk kiamat?.

Hadis ini menjadi dasar bahwa memberi isyarat saat khutbah Jumat hukumnya boleh. Hal ini karena para sahabat memberi isyarat kepada laki-laki yang bertanya kepada Nabi Saw agar diam. Dan Nabi Saw tidak menyalahkan tindakan para sahabat tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here