Bendera HTI Bukan Bendera Rasulullah

0
1013

BincangSyariah.Com – Merespons insiden pembakaran bertuliskan kalimat tauhid di Garut, Jawa Barat, mantan Gubernur NTB, Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menilai bahwa tak seharusnya peristiwa pembakaran bendera bertuliskan lafal Laa Ilaha Illa Allah dianggap sebagai pelecehan terhadap bendera Rasulullah.

Sebab sepanjang pembacaannya terhadap literatur Islam, jelas TGB, pengibaran bendera pada zaman Rasul dalam konteks perang saja, sehingga tidak tepat jika mengaitkan bendera HTI sebagai bendera Rasulullah.

Menurut penulis, perkataan TGB di atas sesuai dengan hadis riwayat Imam Ahmad berikut.

كان النبي صلي اﷲ عليه وسلم يدفع الی راس كل قبيلۃ لواء يقاتلون تحته

“Adapun Nabi saw. akan memberikan kepada kepala suku tiap kabilah sebuah panji/bendera yang mereka berperang dengannya.”

Hadis di atas diriwayatkan Imam Ahmad dengan sanad yang sahih. Selain itu jika kita telaah kembali riwayat lainnya, kita akan mendapati bahwa pengibaran bendera hanya dilakukan pasukan Muslim saat berperang, seperti dalam perang Abwa’, perang Badar, perang Uhud, perang Khaibar Quraizah, begitupun pada masa khalifah.

Jadi bendera yang dikibarkan saat damai bukanlah bendera Rasulullah. Alasannya, karena pengibaran bendera di luar konteks peperangan adalah sebuah kekeliruan.

Alasan kedua, Rasulullah tidak selalu memakai bendera berwarna hitam, pernah putih dan juga kuning. Hal ini mengutip penjelasan Ibnu Hajar berdasarkan riwayat Abu Daud, Imam Thabrani dan lainnya.

Alasan ketiga, karena hadis yang mengatakan bahwa bendera Rasulullah bertuliskan kalimat tauhid sanadnya lemah. Hal itu berdasarkan hasil pelacakan Ibnu Hajar yang meneliti kesahihan hadis tersebut.

Ibnu Hajar dalam Fathul Bari berkata

من حديث ابن عباس كان مكتوبا علی رايته لا اله الا ﷲ ومحمد رسول اﷲ وسنده واه

Baca Juga :  Media Sosial yang Ramah

“Dari hadis riwayat Ibnu Abbas, tertulis bahwa di atas bendera itu ada kalimat laa ilaha illa Allah wa Muhammadan rasulullah, dan itu sanadnya lemah”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here