Benarkah Menikah pada Bulan Muharam Terlarang?

0
935

BincangSyariah.Com – Pada prinsipnya, tidak ada dalil-dalil khusus yang mengharamkan sepasang Muslim untuk menikah pada bulan tertentu. Yang ada secara tegas – sepengetahuan kami – hanyalah dalil tentang kesunahan menikah pada bulan Syawal.

Ada banyak hadis yang statusnya sahih yang maknanya secara khusus menunjukkan kesunnahan menikah di bulan Syawal.

Sementara itu, tentang menikah pada bulan Muharam, mengutip pendapat Syaikh Shalih al-Munajjid, ada beberapa alasan yang menegaskan bahwa menikah di bulan ini tidak makruh apalagi haram. Beberapa argumennya adalah sebagai berikut.

Pertama, sesuatu yang tidak ada dalilnya pada dasarnya boleh. Ini sesuai dengan kaidah ushuliyah yang disepakati para ulama:

أن الأصل في العادات والأفعال الإباحة، ما لم يرد دليل التحريم

“Hukum asal dari kebiasaan dan perilaku (manusia) adalah boleh, selama tidak ada dalil yang mengharamkannya.”

Nah, ketika tidak ada dalil baik dari Alquran, sunah, ijmak (konsensus ulama), maupun kias (Arab: qiyas), yang menunjukkan larangan haramnya menikah di bulan Muharam, maka pernikahan di bulan ini hukumnya boleh sesuai hukum asalnya.

Kedua, kesepakatan ulama atas kebolehannya, paling tidak kesepakatan tersebut adalah ijma’ sukuti (kesepakatan berupa tidak ada ulama yang mengingkarinya). Ini dikarenakan kami tidak menemukan satu pun dari ulama, baik ulama terdahulu maupun belakangan (dari sahabat, tabi’in, para imam mazhab dan pengikutnya sampai hari ini) yang menghukumi makruh apalagi haram.

Ketiga, bulan Muharam adalah di antara bulan-bulan yang oleh Allah dimuliakan dan diagungkan. Seperti yang disebutkan di dalam hadis riwayat Imam Muslim,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ

Berpuasa yang paling afdal/utama setelah bulan Ramadan adalah (berpuasa di) bulan Allah, bulan Muharam.”

Karena itu, disunahkan untuk berpuasa dan mencari keberkahan bulan Muharam. Bukan dengan bersedih, takut menikah, atau meramal nasib pada bulan tersebut seperti kebiasaan orang-orang jahiliyah.

Baca Juga :  Ini Zikir yang Harus Dibaca pada Hari Pertama Muharam

Dari tiga argumen tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa menikah di bulan Muharam tidak dimakruhkan apalagi haram karena tidak ada dalil yang muktabar.

Adapun pendapat yang mengharamkannya maka itu pendapat yang keliru. Namun, saya akan mencoba membahas asal usul pendapat yang mengharamkan menikah pada bulan Muharam di tulisan lain. Wallahu a’lam.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here