Benarkah Kelinci Tidak Boleh Dimakan?

0
1025

BincangSyariah.Com – Kelinci termasuk hewan yang banyak disenangi dan dipelihara oleh sebagian besar masyarakat. Namun demikian, ada sebagian masyarakat yang beranggapan bahwa kelinci tidak halal dimakan karena biasanya pada saat hendak disembelih mengeluarkan air mata. Benarkah kelinci tidak boleh dimakan?

Dalam fiqih, kelinci disebut dengan arnab. Hewan ini termasuk di antara golongan hewan yang halal dimakan, tentu dengan disembelih terlebih dahulu. Terdapat beberapa riwayat yang menjadi dasar kebolehan dan kehalalan mengkonsumsi daging kelinci.

Di antaranya adalah hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, dia berkisah;

ﺃَﻧْﻔَﺠْﻨَﺎ ﺃَﺭْﻧَﺒًﺎ ﻭَﻧَﺤْﻦُ ﺑِﻤَﺮِّ ﺍﻟﻈَّﻬْﺮَﺍﻥِ ، ﻓَﺴَﻌَﻰ ﺍﻟْﻘَﻮْﻡُ ﻓَﻠَﻐَﺒُﻮﺍ ، ﻓَﺄَﺧَﺬْﺗُﻬَﺎ ﻓَﺠِﺌْﺖُ ﺑِﻬَﺎ ﺇِﻟَﻰ ﺃَﺑِﻰ ﻃَﻠْﺤَﺔَ ﻓَﺬَﺑَﺤَﻬَﺎ ، ﻓَﺒَﻌَﺚَ ﺑِﻮَﺭِﻛَﻴْﻬَﺎ – ﺃَﻭْ ﻗَﺎﻝَ ﺑِﻔَﺨِﺬَﻳْﻬَﺎ – ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻨَّﺒِﻰِّ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻓَﻘَﺒِﻠَﻬَﺎ

“Kami pernah disibukkan untuk menangkap kelinci di lembah Marru al-Dzohran, orang-orang berusaha menangkapnya hingga mereka keletihan. Kemudian aku bisa menangkapnya lalu aku membawanya kepada Abu Thalhah. Maka dia menyembelihnya, kemudian dikirim daging paha depannya atau paha belakangnya kepada Rasulullah saw, lantas beliau menerimanya.”

Juga hadis riwayat Imam Nasai, Abu Daud dan Ibnu Majah dari Muhammad bin Shafwan radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

أَصَبْتُ أَرْنَبَيْنِ فَلَمْ أَجِدْ مَا أُذَكِّيهِمَا بِهِ فَذَكَّيْتُهُمَا بِمَرْوَةٍ، فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ فَأَمَرَنِي بِأَكْلِهِمَا

“Saya menangkap dua kelinci, namun saya tidak mendapatkan alat untuk menyembelihnya, hingga saya bisa menyembelihnya di Marwah. Kemudian aku tanyakan hal itu kepada Nabi saw, dan beliau menyuruhku untuk memakannya.”

Selain itu, juga hadis riwayat Imam Ibnu Majah dari Khuzaimah bin Jaza’, dia bertanya sebagai berikut;

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا تَقُولُ فِي الْأَرْنَبِ قَالَ لَا آكُلُهُ وَلَا أُحَرِّمُهُ قُلْتُ فَإِنِّي آكُلُ مِمَّا لَمْ تُحَرِّمْ وَلِمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ نُبِّئْتُ أَنَّهَا تَدْمَى

Baca Juga :  Hadis Keutamaan Wafat pada Hari Jumat

“Saya berkata, Wahai Rasulullah saw, bagaimana pendapatmu dengan daging kelinci?’ Beliau menjawab, ‘Aku tidak memakannya dan tidak pula mengharamkannya.’ Aku berkata, ‘Sesungguhnya saya memakan sesuatu yang tidak engkau haramkan. Kenapa wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Saya telah diberitahu bahwa kelinci adalah (hewan) yang mengalirkan darah.’”



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here