Belajar Tauhid: Ternyata Inilah Isi Kitab Injil Nabi Isa

0
9308

BincangSyariah.Com – Salah satu rukun iman yang ada enam adalah iman kepada kitab-kitab Allah swt. Di antara kitab yang wajib kita imani adalah kitab Injil. Lalu bagaimana cara beriman kepada kitab Injil itu? Dan apa saja isinya?

Syekh Thahir Al-Jazairi di dalam kitabnya Jawahirul Kalamiyah Fi Idhahil ‘Aqidah Al-Islamiyyah menjelaskan bahwa cara beriman kepada kitab Injil adalah sebagai berikut.

اعتقد أن الإنجيل كتاب من كتب الله سبحانه وتعالى أنزله على المسيح عيسى عليه السلام وذلك لبيان الحقائق ودعوة الخلق لتوحيد الخالق ونسخ بعض أحكام التوراة الفرعية على حسب الإقتضاء والتبشير بظهور خاتم الأنبياء.

Saya meyakini bahwa Injil adalah salah satu kitab dari kitab-kitab Allah swt. yang diturunkan kepada Al-Masih Isa a.s. Kitab Injil tersebut diturunkan karena untuk menjelaskan fakta-fakta/kebenaran-kebenaran, mengajak manusia untuk mengesakan Allah swt., untuk menghapus sebagian cabang hukum-hukum yang ada pada kitab Taurat yang dipandang perlu (untuk diamandemen), serta memberi kabar gembira dengan datangnya Nabi penutup para nabi.

Berkaitan dengan kitab Injil orisinal/asli yang diturunkan kepada Nabi Isa, Allah swt. pun telah menjelaskannya di dalam firmanNya:

وَقَفَّيْنَا عَلٰٓى اٰثَارِهِمْ بِعِيْسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرٰىةِ ۖواٰتَيْنٰهُ الْاِنْجِيْلَ فِيْهِ هُدًى وَّنُوْرٌۙ وَّمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرٰىةِ وَهُدًى وَّمَوْعِظَةً لِّلْمُتَّقِيْنَۗ

Dan Kami teruskan jejak mereka dengan mengutus Isa putra Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat. Dan Kami menurunkan Injil kepadanya, di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya, dan membenarkan Kitab yang sebelumnya yaitu Taurat, dan sebagai petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. (Q.S. Al-Maidah/5: 46)

وَاِذْ قَالَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ يٰبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اِنِّيْ رَسُوْلُ اللّٰهِ اِلَيْكُمْ مُّصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرٰىةِ وَمُبَشِّرًاۢ بِرَسُوْلٍ يَّأْتِيْ مِنْۢ بَعْدِى اسْمُهٗٓ اَحْمَدُۗ فَلَمَّا جَاۤءَهُمْ بِالْبَيِّنٰتِ قَالُوْا هٰذَا سِحْرٌ مُّبِيْنٌ

Baca Juga :  Rekomendasi Munas NU: Membuang Sampah Sembarangan Haram

Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, “Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu, yang membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Namun ketika Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, “Ini adalah sihir yang nyata.” (Q.S. As-Saff/61: 6)

Berdasarkan keterangan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa:

  1. Kitab Injil adalah salah satu kitab Allah swt. yang wajib kita imani
  2. Kitab Injil adalah kitab Allah swt. yang diturunkan kepada Nabi Isa a.s.
  3. Isi Kitab Injil adalah sebagai berikut.
  4. Penjelasan sekaligus petunjuk tentang kebenaran-kebenaran untuk orang-orang yang bertaqwa
  5. Ajakan manusia untuk mengesakan Allah swt.
  6. Membenarkan apa saja yang telah diterangkan dalam kitab Taurat
  7. Menerangkan hukum yang tidak ada pada kitab Taurat sekaligus mengamandemen/menghapus hukum-hukum yang ada dalam kitab Taurat.
  8. Penjelasan tentang kabar gembira bahwa akan diutusnya Nabi yang terakhir Muhammad saw.

Demikianlah cara beriman kepada Kitab Injil yang orisinil turun kepada Nabi Isa a.s. dan isi yang ada di dalamnya. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

 



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here