Belajar Tauhid: Apakah Hari Akhir itu?

0
714

BincangSyariah.Com – Rukun iman yang kelima adalah beriman kepada hari Akhir. Lalu apakah hari Akhir itu, dan bagaimana cara kita mengimaninya?

Syekh Thahir Al-Jazairi di dalam kitabnya Al-Jawahirul Kalamiyah Fi Idhahil ‘Aqidah Al-Islamiyyah menjelaskan sebagai berikut.

اما اليوم الاخر فهو يوم عظيم الأهوال، تشيب فيه الأطفال. تقوم الناس فيه من قبورهم ويحشرون الى صعيد واحد للحساب. ثم يؤول أمرهم الى النعيم أو العذاب. واما الإيمان به فهو التصديق بأنه لابد أن يأتي وأن يظهر فيه جميع ما ورد فى القرآن والحديث في شأنه.

Adapun hari Akhir adalah hari besarnya ketakutan/kengerian-kengeriannya. Anak-anak kecil pada hari itu rambutnya beruban, orang-orang (yang sudah meninggal) bangkit dari kuburan-kuburannya dan mereka dikumpulkan ke satu tempat untuk dihitung amalnya, lalu mereka ditakwilkan untuk diberi kenikmatan atau diadzab. Sementara cara beriman kepada hari Akhir adalah dengan mempercayai bahwa hari itu pasti akan datang dan semua yang telah diterangkan dalam Al-Qur’an serta hadis tentang keadaannya akan tampak jelas pada hari itu.

Dengan demikian, pada hari Akhir semua hal-hal yang menakutkan akan terjadi sebagai bukti kalau dunia ini telah selesai. Di dalam Al-Qur’an pun telah banyak digambarkan bagaimana kegentingan dan kengerian ketika hari Akhir tiba. Di antaranya adalah ayat-ayat sebagai berikut.

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمْۚ اِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيْمٌ

Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh, guncangan (hari) Kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar. (Q.S. Al-Hajj/22: 1)

يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّآ اَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى النَّاسَ سُكٰرٰى وَمَا هُمْ بِسُكٰرٰى وَلٰكِنَّ عَذَابَ اللّٰهِ شَدِيْدٌ

(Ingatlah) pada hari ketika kamu melihatnya (goncangan itu), semua perempuan yang menyusui anaknya akan lalai terhadap anak yang disusuinya, dan setiap perempuan yang hamil akan keguguran kandungannya, dan kamu melihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, tetapi azab Allah itu sangat keras. (Q.S. Al-Hajj/22: 2)

Baca Juga :  Agar Senantiasa Hidup dalam Keadaan Islam, Bermohonlah dengan Doa Ini

وَّاَنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَاۙ وَاَنَّ اللّٰهَ يَبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ

Dan sungguh, (hari) Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur. (Q.S. Al-Hajj/22: 7)

فَكَيْفَ تَتَّقُوْنَ اِنْ كَفَرْتُمْ يَوْمًا يَّجْعَلُ الْوِلْدَانَ شِيْبًاۖ

Lalu bagaimanakah kamu akan dapat menjaga dirimu jika kamu tetap kafir kepada hari yang menjadikan anak-anak beruban. (Q.S. Al-Muzammil/73: 17)

Bahkan di antara nama-nama surah Al-Qur’an pun ada yang bernama hari Akhir atau Kiamat, seperti Surah Al-Qiyamah, Al-Waqi’ah, Surah At-Taghabun, Surah Al-Haqqah, Surah Al-Qari’ah, Surah Al-Ghasyiyah, dan Surah Al-Zalzalah. Di dalam surah-surah tersebut, Allah swt. banyak menceritakan kejadian-kejadian yang akan terjadi di hari Akhir/Kiamat. Maka, kita harus mengimaninya dengan terus mempersiapkan diri menjadi hamba-hamba Allah swt. yang baik, karena tidak ada yang tahu kapan hari nahas itu akan terjadi. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here