Belajar Tauhid; Begini Cara Meyakini Sifat Qidam Allah

1
1085

BincangSyariah.Com – “Qidam” adalah sifat wajib yang kedua dari dua puluh sifat wajib Allah Swt. Lalu bagaimana cara kita meyakini sifat qidam Allah Swt. itu?

Syekh Thahir Al-Jazairi di dalam kitabnya Jawahirul Kalamiyah Fi Idhahil A’qidah Al-Islamiyyah mengatakan bahwa cara beriman atau meyakini sifat qidam Allah Swt. adalah sebagai berikut.

ان نعتقد ان الله قديم: نعني انه موجود قبل كل شيئ وانه لم يكن معدوما في وقت من الاوقات وان وجوده ليس له اول.

Kita meyakini bahwa Allah itu Maha Dahulu, yakni Dia ada sebelum segala sesuatu dan Dia tidak didahului tidak ada di suatu waktu dari waktu-waktu yang ada, dan wujudNya tidak ada awalnya.

Berdasarkan keterangan Syekh Thahir tersebut maka dapat disimpulkan sebagai berikut.

  1. Kita wajib meyakini bahwa Allah Swt. memiliki sifat Qadim, yakni Allah Swt. ada sudah sejak dulu.
  2. Adanya Allah Swt. itu sebelum segala sesuatu itu ada. Berbeda dengan makhluk yang ada setelah yang lainnya ada.
  3. Adanya Allah Swt. tidak didahului tidak ada. Berbeda dengan makhluk yang adanya didahului dengan tidak ada.
  4. Adanya Allah Swt. itu tidak ada awalnya. Artinya Allah Swt. lah yang pertama. Tidak ada yang mendahuluiNya. Sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an:

  هُوَ الْاَوَّلُ وَالْاٰخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.(Q.S. Al-Hadid/57: 3)

Di dalam salah satu hadis yang berisikan doa juga disebutkan sebagai berikut.

اللَّهُمَّ أَنْتَ الأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَىْءٌ وَأَنْتَ الآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَىْءٌ …. (رواه مسلم)

“….Ya Allah, Engkaulah yang pertama, tidak ada sesuatupun yang mendahuluiMu, dan Engkaulah yang terakhir, tidak ada sesuatupun yang setelahMu…” (H.R. Muslim)

Baca Juga :  Kemuliaan yang Dianugerahkan Allah kepada Muhammad Sebelum Menjadi Nabi

Demikianlah cara meyakini sifat qidam Allah Swt. bahwa Dia adalah Maha Dahulu, tidak ada yang mendahuluiNya. Karena jika ada yang mendahuluiNya, maka pasti yang mendahului Allah Swt. itu ada yang mendahuluinya lagi, begitu seterusnya. Dan ini mustahil bagi Allah Swt. Oleh karena itu, Allah Swt. tidak mempunyai Bapak dan Ibu, karena jika demikian, lalu siapa yang menciptakan bapak dan ibu Allah swt. tentu hal ini sangat mustahil sekali. Maka, Allah Swt. lah yang Maha Dahulu, Yang Awal, dan tidak didahului dengan selainNya. Wa Allahu A’lam bis Shawab.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here