Belajar Tauhid; Bagaimana Cara Beriman dengan Allah itu?

2
5516

BincangSyariah.Com – Sebagaimana kita ketahui, komponen dari rukun iman yang pertama adalah iman atau percaya dengan Allah Swt. Lalu bagaimana cara kita beriman dengan Allah Swt?

Syekh Thahir Al-Jazairi di dalam kitabnya Jawahirul Kalamiyah Fi Idhahil A’qidah Al-Islamiyyah mengatakan bahwa cara beriman dengan Allah Swt. itu bisa mengimaniNya secara global maupun secara terperinci.

Adapun beriman dengan Allah Swt. secara global adalah sebagai berikut.

اَنْ نَعْقِدَ اَنَّ اللهَ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى مُتَّصَفٌ بِجَمِيْعِ صِفَاتِ الْكَمَالِ وَمُنَزَّهٌ عَنْ جَمِيْعِ صِفَاتِ النُّقْصَانِ

Kita meyakini bahwa Allah Swt. disifati dengan semua sifat-sifat yang sempurna dan suci dari semua sifat-sifat yang kurang.

Jadi ketika kita beriman dengan Allah Swt., saat itu pula kita percaya bahwa Allah Swt. memiliki sifat-sifat yang sempurna sekaligus tidak memiliki sifat-sifat yang dapat menghilangkan kesempurnaannya. Tidak cacat sedikitpun. Dia lah Tuhan kita, Allah Swt. yang Maha sempurna. Dan sangat tidak pantas Tuhan memiliki sifat yang kurang, karena jika demikian, maka ia akan sama dengan ciptaanNya yang pasti memiliki kekurangan. Padahal Allah Swt. tidak sama dengan makhlukNya.

Sedangkan beriman dengan Allah Swt. secara terperinci adalah sebagai berikut.

اَنْ نَعْقِدَ اَنَّ اللهَ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى مَوْصُوْفٌ بِالْوُجُوْدِ وَالْقِدَمِ وَالْبَقَاءِ وَالْمُخَالَفَةِ لِلْحَوَادِثِ وَالْقِيَامِ بِنَفْسِهِ وَالْوَحْدَانِيَّةِ وَالْحَيَاةِ وَالْعِلْمِ وَالْقُدْرَةِ وَالْاِرَادَةِ وَالسَّمْعِ وَالْبَصَرِ والْكَلاَمِ واَنَّهُ حَيٌّ عَلِيْمٌ قَادِرٌ مُرِيْدٌ سَمِيْعٌ بَصِيْرٌ مُتَكَلِّمٌ.

Kita meyakini bahwa Allah Swt. bersifat wujud (ada), qidam (dahulu), baqa’ (kekal), mukhalafah lil hawadis (berbeda dengan makhluk), al-qiyam bi nafsihi (berdiri sendiri/tidak butuh yang lain), wahdaniyah (Esa), hayah (hidup), ‘ilm (tahu), qudrah (berkuasa), iradah (berkehendak), sama’ (mendengar), bashar (melihat), kalam (berbicara). Dan sungguh Dia adalah Maha Hidup, Maha Mengetahui, Maha Berkuasa, Maha Berkehendak, Maha Mendengar, Maha Melihat, dan Maha Berbicara.

Baca Juga :  Cara Memahami Hadis: Perempuan Diciptakan Dari Tulang Rusuk Lelaki, Benarkah?

Dengan demikian, maksud dari beriman dengan Allah Swt. secara rinci adalah mempercayai atau meyakini bahwasannya Allah Swt. memiliki sifat wajib dua puluh sebagaimana tersebut di atas. Di mana Dia Maha segalanya. Dan semua sifatnya tidaklah sama dengan makhlukNya.  Wa Allahu A’lam bis Shawab.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here