Bagaimana jika Kembali Bermaksiat Setelah Bertaubat?

0
936

BincangSyariah.Com – Wujud nyata dari taubat adalah meninggalkan perbuatan yang dilarang Allah dan sesegera mungkin memohon ampun kepada-Nya. Taubat merupakan seni kembalinya manusia kepada Tuhan setelah terbujuk rayuan setan. Manusia yang masih lemah iman akan sering terkalahkan oleh rayuan setan yang hadir dari sisi depan belakang dan kanan kirinya. Sebab itulah, disamping kita berusaha menjauhi apa yang dilarang oleh-Nya, kita juga perlu memohon bantuan dan perlindungan dari Allah. Sebagaimana firman Allah dalam QS Al A’raf ayat 200:

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بااللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah, sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

Lantas yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana jika kembali bermaksiat setelah kita bertaubat kepada Allah ? Apakah masih bisa untuk bertaubat kembali, atau sudah tertutup pintu taubat-Nya lantaran kita mengulang kesalahan yang sama ?

Ibnu Taimiyah berkata jika ada seorang hamba yang bertaubat lalu melakukan perbuatan dosa kembali, maka Allah menerima taubatnya yang pertama. Jika kembali bermaksiat, maka ia berhak mendapatkam hukuman. Namun jika ia bertaubat kembali, maka Allah terima taubatnya kembali.

Beliau melanjutkan penjelasannya bahwa seseorang yang pernah bertaubat namun kembali melanggar, maka bersegeralah untuk kembali bertaubat kepada-Nya. Bukan terus nekad untuk terus menerus melakukan perbuatan dosa tersebut. Bukankah Allah adalah dzat yang Maha Pengampun dan menyukai hambanya yang terpedaya perbuatan dosa lagi suka bertaubat ?

Dengan begitu, kita seharusnya tidak ada kata lelah untuk bertaubat. Sebab Allah tak pernah lelah mengampuni dosa kita. Meski kita adalah manusia yang tak lepas dari keburukan, namun putusnya harapan kita atas ampunan Allah adalah dosa yang lebih besar dari koleksi kesalahan kita.

Baca Juga :  Merumuskan Visi dan Misi Islam

Bagikita yang sudah bertaubat, namun dengan tak sadarkan diri kita melakukan perbuatan dosa yang tak sengaja, mari kembali lagi kepada-Nya dengan taubat. Ampunan Allah selalu ada siang dan malam, bagi siapa saja yang mengharapkannya. Dalam sebuah hadis disebutkan:

إِن الله تَعَالَى يبْسُطُ يدهُ بِاللَّيْلِ ليتُوب مُسيءُ النَّهَارِ، وَيبْسُطُ يَدهُ بالنَّهَارِ ليَتُوبَ مُسِيءُ اللَّيْلِ حتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِن مغْرِبِها

Sesungguhnya Allah membeberkan tangan-Nya di waktu malam untuk menerima taubatnya oran yang bermaksiat di siang hari dan juga membeberkan tangan-Nya di siang hari untuk menerima taubatnya orang-orang yang bermksiat di waktu malam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here