Bagaimana Hukum Melaksanakan Salat di Gereja?

0
20

BincangSyariah.Com – Viral di media sosial, sebuah foto menunjukkan seorang wanita tengah melaksanakan salat di gereja yang terletak di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Perempuan itu adalah korban banjir Kudus, dan sedang mengungsi dalam gereja untuk sementara waktu.

Timbul persoalan, bagaimana hukum salat di gereja dalam pandangan ulama Islam?

Hukum melaksanakan ibadah salat di  gereja adalah boleh. Pandapat di fatwakan oleh Mufti Mesir, Syekh Sauqi Ibrahim Alam. Ia berkata;

بأن صلاة المسلم في الكنيسة جائزة شرعًا كغيرها من بقاع الأرض، وأجمع العلماء على صحتها بالشروط المعتبرة في صحة الصلاة

Artinya; bahwa  seorang Muslim diperbolehkan secara syariat salat di gereja,  hukumnya sama seperti melaksanakan salat di belahan dunia lainnya. Para ulama sepakat tentang sahnya salat di gereja tentu dengan memperhatikan terhadap pelbagai syarat sah salat yang lain.

Lebih lanjut,  menurut Syek Sauqi Ibrahim Alam,  boleh juga melaksanakan salat di gereja meskipun dalam gereja tersebut terdapat patung atau gambar.  Itu tak menjadi halangan terkait kebolehan salat di  gereja tersebut.

مما امتنَّ الله تعالى به على هذه الأمّة: أن جعل لها الأرض مسجدًا وتربتها طهور. ً قوله صلى الله عليه وآله وسلم: “جُعِلَتْ لِي الأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُورًا”، رواه البخاري

Artinya; dari pada keistimewaan yang telah diberikan Allah pada umat Muhammad adalah bahwa dijadikannya bumi ini adalah masjid . Dan Nabi bersabda; dijadikan bagi bumi itu adalah masjid yang suci.

Selanjutnya, Imam Ibnu Abdil Bar juga memperbolehkan melaksanakan salat dalam Gereja atau Sinagog. Ulama yang berasal dari Andalusia, Spanyol  menulis dalam kitab at-Tamhid, ia  menyebut;

أجمعوا على أن من صلى في كنيسة أو بيعة في موضع طاهر أن صلاته ماضية جائزة

Artinya; Mereka sepakat bahwa salat dalam gereja atau sinagog pada tempatnya dalam keadaaan bersih bahwa salatnya boleh.

Pendangan selanjutnya datang dari Dr. Ahmad Abdur Rahim  Sayih , yang mengatakan boleh melaksanakan salat di geraja orang Nasrani atau Sinagog orang Yahudi.  Tak ada masalah salat di rumah ibadah non muslim. Tentu dengan catatan, bahwa tempat tersebut itu suci. Karena sarat sah salat adalah tempat itu harus suci.

Menurut dosen Aqidah dan Falsafah, Universitas Al-Azhar ini, argumen tentang bolehnya melaksanakan salat di gereja dan sinagog itu,  sesuai dengan sabda Baginda Muhammad yang berbunyi;

جعلت لي الأرض كلها مسجدا وطهورا فأينما أدركتك الصلاة فصل

Artinya; dijadikan bagi ku bumi ini seluruhnya adalah masjid dan suci,  maka jika waktu shalat telah tiba, kerjakanlah shalat di manapun kamu berada.

Ulama selanjutnya yang membolehkan melaksanakan salat di gereja adalah Ibn Qudamah. Keterangan itu bisa dilihat dalam kitab Al-Mughni, juz II, berbunyi;

فصل: ولا باءس بالصلاة في الكنسية النظيفة, رخص فيها الحسن, وعمر بن عبد العزيز, والشعبي والأوزاعي, وسعيد بن عبد العزيز ، وروي أيضا عن عمر وأبي موسى , وكره ابن عباس ومالك الكنائس ; من أجل الصور . ولنا, أن النبي صلى الله عليه وسلم صلى في الكعبة وفيها صور , ثم هي داخلة في قوله عليه السلام : ( فأينما أدركتك الصلاة فصل , فإنه مسجد )” انتهى.

Artinya: ini sebuah pasal;   Tidak ada masalah salat di gereja yang bersih.   Pendapat ini dikemukan oleh beberapa pakar antara lain;  Hasan, Umar bin Abdul Azis, Sya’biu, Imam  Awza’i, dan Sa’id bin Abdul Azis. Serta ada juga riwayat dari Umar bin Khattab dan Abu Musa, yang dalam penjelasannya menyebutkan tidak ada masalah shalat di dalam gereja yang bersih.

Pandangan berbeda diungkapkan oleh  Ibn Abbas dan  Imam Malik; makruh hukum salat di gereja,  karena ada gambar di dalam gereja tersebut.

Kesimpulannya; bagi Ibn Qudamah  boleh melaksanakan salat di gereja , hal itu dikarenakan Nabi Saw pernah shalat di dalam Ka’bah, padahal di dalamnya terdapat ada gambar. Pendapat ini selaras dengan  hadis Nabi: “bila waktu shalat telah tiba, kerjakanlah shalat di manapun kamu berada,  sebab di mana pun bumi Allah itu adalah masjid.

Demikianlah hukum melaksanakan salat di gereja yang dijelaskan oleh ulama klasik dan kontemporer. Semoga bermanfaat.

(Baca: Hukum Melaksanakan Salat di Tempat Ibadah Non-Muslim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here