Bagaimana Dasar-dasar Pendidikan dalam Islam?

0
74

BincangSyariah.Com – Dasar-dasar pendidikan dalam Islam adalah ajaran-ajaran Islam yang bersifat universal dan mengandung aturan-aturan yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia baik yang bersifat ubudiah yakni yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya dan muamalah yaitu mengatur hubungan manusia dengan sesamanya.

Dalam Metodologi Pendidikan Agama (1993) Zuhairini dkk memaparkan ada dua tumpuan yang menjadi dasar-dasar pendidikan dalam Islam. Apa saja dasar-dasar tersebut? (Baca: Perempuan dan Pentingnya Pendidikan)

Pertama, Al-Qur’an.

Al-Qur’an adalah kalam Allah Swt. Yang memiliki perbendaharaan luas dan besar bagi pengembangan kebudayaan umat manusia. Al-Qur’an merupakan sumber pendidikan terlengkap, baik itu pendidikan kemasyarakatan (sosial), moral (akhlak), maupun spiritual (kerohanian), serta material (kejasmanian), dan alam semesta.

Dalam buku Gus Dur dan Pendidikan Islam Upaya Mengembangkan Pendidikan di Era Global (2011), Faisol menuliskan bahwa Al-Qur’an adalah sumber nilai yang paling absolut dan utuh. Eksistensinya tidak akan pernah mengalami perubahan. Al-Qur’an adalah pedoman-pedoman normatif-teoritis untuk pelaksanaan pendidikan Islam yang memerlukan penafsiran lebih lanjut dalam pelaksanaan pendidikan Islam.

Al-Qur’an sebagai sumber utama dalam pendidikan Islam adalah mutlak adanya, sebab di dalamnya ada pedoman dan dasar untuk belajar, membaca, serta menulis agar mencapai tujuan pendidikan Islam yang dicita-citakan, sebagaimana yang dijelaskan dalam surat Al-Alaq di bawah:

“Bacalah dengan (menyebut) Nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu lah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya”. (Q.S. al-Alaq: 1-5).

Ayat di atas adalah perintah kepada manusia untuk belajar dalam rangka meningkatkan ilmu pengetahuan dan kemampuannya termasuk di dalam mempelajari, menggali, dan mengamalkan ajaran-ajaran yang ada Al-Qur’an yang mengandung aspek-aspek kehidupan manusia. Sebab itulah Al-Qur’an adalah dasar yang utama dalam pendidikan Islam.

Baca Juga :  Pemerintah Mesir Anugerahi Bintang Tanda Kehormatan Kepada Prof. Dr. M. Quraish Shihab

Kedua, As-Sunnah.

Setelah Al-Qur’an, nilai dasar dalam pendidikan Islam adalah As-Sunnah. As-Sunnah adalah perkataan, perbuatan dan pengakuan Rasulullah Saw. Apa yang dimaksud dengan pengakuan adalah perbuatan orang lain yang diketahui oleh Rasulullah Saw. dan beliau membiarkan kejadian tersebut berjalan.

Dalam buku Ilmu pendidikan Islam (2006) Zakiah Darajat memaparkan bahwa sunnah adalah sumber ajaran kedua setelah Al-Qur’an. Sunnah mencakup tentang akidah, syari’ah, dan pedoman untuk kemaslahatan hidup manusia seutuhnya. Hadist Nabi atau Sunnah adalah sumber dasar pendidikan Islam yang utama setelah Al-Qur’an.

Eksistensinya Sunnah adalah sumber inspirasi ilmu pengetahuan yang berisi keputusan dan penjelasan Nabi Muhammad Saw. dari pesan-pesan ilahiah yang tidak terdapat dalam Al-Qur’an atau yang ada dalam Al-Qur’an tapi masih memerlukan penjelasan lebih lanjut secara rinci.

Agar bisa memperkuat kedudukan hadist sebagai sumber dasar inspirasi pendidikan dan ilmu pengetahuan, kita bisa melihat dari firman Allah Swt. dalam Q.S. an-Nisa’ ayat 80 sebagai berikut:

 مَّن يُطِعِ ٱلرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ ٱللَّهَ ۖ وَمَن تَوَلَّىٰ فَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا

May yuṭi’ir-rasụla fa qad aṭā’allāh, wa man tawallā fa mā arsalnāka ‘alaihim ḥafīẓā

Artinya: “Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah Swt. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.”

Ayat tersebut memaparkan secara jelas bahwa kedudukan hadist Nabi Muhammad Saw. adalah sumber pendidikan yang utama setelah Al-Qur’an. Gunanya adalah sebagai acuan bagi pelaksanaan pendidikan Islam.

Sebagai seorang pendidik, Nabi Muhammad Saw. paling berhasil dalam membimbing manusia ke arah kebahagiaan hidup, baik di dunia dan di akhirat. Proses tersebut bisa ditunjukkan dan dijadikan sebagai acuan pelaksanaan dasar-dasar pendidikan dalam Islam.[]

Baca Juga :  Hukum Menggoreng Ikan dalam Keadaan Masih Hidup

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here