Ayat-Ayat tentang Ajaran Islam untuk Memahami Alam Semesta

2
584

BincangSyariah.Com – Syaikh ‘Ali Jum’ah dalam karyanya al-Bi’ah wa al-Hifazh ‘alayhaa min Manzhur Islamiy (Merawat Lingkungan Menurut Islam) memasukkan satu bab tentang ajaran Islam untuk memahami alam semesta. Yang dimaksud alam semesta (al-Kaun) disini, sejatinya bukan hanya langit atau benda-benda lainnya di luar angkasa, tapi dimulai dari yang sangat dekat yaitu alam sekitar. Menurut ulama besar asal Mesir ini, ia menyerukan untuk pentingnya menjaga alam sekitar dengan memahami hikmah-hikmah di dalamnya dan menjaga keberlangsungan keindahan alam itu sendiri. “Alam yang senantiasa berkembang, menjadi bukti yang jelas tentang keesaan Tuhan. Namun, banyak yang tidak bisa memahaminya kecuali oleh mereka yang mau berikir dan meresapi ciptaan itu semua.”

Syaikh ‘Ali Jum’ah melanjutkan, seorang muslim yang baik akan sampai kepada kesadaran akan keberadaan Tuhan dan keesaan-Nya, jika memahami tanda-tanda kekuasaan Allah berupa alam semesta (al-Aayat al-Kauniyyah), disamping tentu saja harus meyakini apa yang Allah wahyukan kepada manusia. Sejatinya, jika setiap muslim sudah memahami keduanya, yaitu memahami apa yang Allah wahyukan di dalam kitab suci-Nya tentang makna alam semesta dan memahami alam semesta sebagai tanda-tanda kekuasaan-Nya maka dimanapun ia tinggal di suatu wilayah, ia akan mampu membawa perubahan yang lebih baik kepada tempat yang

Berikut ini adalah diantara ayat-ayat Al-Quran yang menjadi mengisyaratkan kepada ajaran islam untuk memahami alam semesta dan menjaganya,

Surah al-Mulk: 3-5

الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا ۖ مَّا تَرَىٰ فِي خَلْقِ الرَّحْمَٰنِ مِن تَفَاوُتٍ ۖ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَىٰ مِن فُطُورٍ (3ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنقَلِبْ إِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَهُوَ حَسِيرٌ (4وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَجَعَلْنَاهَا رُجُومًا لِّلشَّيَاطِينِ ۖ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ (5)

Baca Juga :  Hukum Mendoakan Pemimpin Ketika Khutbah Jumat

Allah Yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Tidak akan kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih. Maka lihatlah sekali lagi, adakah kamu lihat sesuatu yang cacat? (3) Kemudian ulangi pandangan(mu) sekali lagi (dan) sekali lagi, niscaya pandanganmu akan kembali kepadamu tanpa menemukan cacat dan ia (pandanganmu) dalam keadaan letih. (4) Dan sungguh, telah Kami hiasi langit yang dekat, dengan bintang-bintang dan Kami jadikannya (bintang-bintang itu) sebagai alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka azab neraka yang menyala-nyala. (5)

Surah as-Sajdah: 7

الَّذِيْٓ اَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهٗ

Yang memperindah segala sesuatu yang Dia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah,

Surah Fusshilat: 53

سَنُرِيْهِمْ اٰيٰتِنَا فِى الْاٰفَاقِ وَفِيْٓ اَنْفُسِهِمْ حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ اَنَّهُ الْحَقُّۗ اَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ اَنَّهٗ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيْدٌ

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kebesaran) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Tidak cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?

Surah al-Baqarah: 164

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِيْ تَجْرِيْ فِى الْبَحْرِ بِمَا يَنْفَعُ النَّاسَ وَمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ مِنَ السَّمَاۤءِ مِنْ مَّاۤءٍ فَاَحْيَا بِهِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيْهَا مِنْ كُلِّ دَاۤبَّةٍ ۖ وَّتَصْرِيْفِ الرِّيٰحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ

Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air, lalu dengan itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati (kering), dan Dia tebarkan di dalamnya bermacam-macam binatang, dan perkisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh, merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti.

Wallahu A’lam. 

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here