Apakah Orangtua Dapat Menolong Anaknya di Akhirat Nanti?

0
1997

BincangSyariah.ComMasuk surga merupakan impian setiap orang yang beriman. Allah menjanjikan bahwa akan banyak bentuk kenikmatan yang akan Ia berikan di surga nantinya. Surga dapat diperoleh dengan rahmat Allah serta amal manusia namun ketika seseorang meninggal terputuslah semua amalnya kecuali tiga hal sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits;

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ: صَدَقَةٌ جَارِيَةٌ، وَعِلْمٌ يُنْتَفَعُ بِهِ، وَوَلَدٌ صَالِحٌ يَدْعُو لَهُ.  رواه الترمذي

Ketika seseorang telah meninggal terputuslah semua amalnya kecuali dari tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang senantiasa mendoakannya.

Jika seorang anak mampu memberikan pertolongan bagi orangtua yang telah mendahuluinya dengan doa yang ia panjatkan, lantas apakah orangtua juga mampu memberikan pertolongan kepada anaknya di akhirat kelak?

Allah swt berfirman dalam surah al-Thur ayat 21;

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِإِيمانٍ أَلْحَقْنا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَما أَلَتْناهُمْ مِنْ عَمَلِهِمْ مِنْ شَيْ ءٍ كُلُّ امْرِئٍ بِما كَسَبَ رَهِينٌ

Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka  dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya.

Abu al-Abbas As-Syadzili dalam kitab tafsirnya al-Bahr al-Madid menjelaskan bahwa dipertemukannya anak cucu dengan orangtuanya apabila mereka sama-sama beriman walaupun amal anak cucu tersebut tidak menyamai amal orang tuanya. Hal itu ditujukan untuk menyenangkan hati para orang tua atas apa yang telah mereka lakukan dan menyempurnakan kebahagiannya dengan berkumpulnya mereka dalam satu derajat. Namun mereka hanya bisa bersama dalam satu derajat dan berbeda dalam perihal kenikmatan dan ru’yah.

Rasullah saw bersabda;

Baca Juga :  Bijak Menggambarkan Akhirat pada Anak

إذا دخل الرجل الجنة سأل عن أبويه وزوجته وولده ، فيقال له إنهم لم يبلغوا درجتك وعملك ، فيقول : رب قد عملت لى ولهم فيؤمر بإلحاقهم به. (رواه الطبراني)

“Ketika seseorang masuk surga ia menanyakan kedua orang tuanya, pasangannya serta anakanya. Kemudian dikatakan padanya bahwa mereka tidak menyamai derajat dan amalmu, lalu orang tersebut berkata: Wahai Tuhanku, aku telah beramal untukku dan untuk mereka kemudian Allah memerintahkan untuk mempertemukan mereka.”

Hal senada juga disampaikan oleh Al-Maraghi dalam kitabnya Tafsir Al-Maraghi, Wahbah al-Zuhaili dalam al-Tafsir al-Munir, al-Tsa’alabi dalam al-Jawahir al-Hisan fi Tafsir al-Quran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here