Apakah Orang yang Dimakan Hewan Buas Diberi Pertanyaan Kubur?

0
932

BincangSyariah.Com- Salah satu hal yang harus kita imani adalah adanya hari Kiamat, di mana hari itu seluruh manusia dimintai pertanggung jawaban atas apa yang telah mereka lakukan di dunia. Lalu bagaimana dengan orang yang dimakan hewan buas hingga tubuhnya hancur dan tertelan dalam perut hewan tersebut atau orang yang tenggelam di laut lalu dimakan ikan Paus. Apakah mereka juga ditanyai, diadzab, dan atau bahkan diberi nikmat?

Terkait hal ini, Syekh Thahir Al-Jazairi di dalam kitabnya Al-Jawahirul Kalamiyah Fi Idhahil ‘Aqidah Al-Islamiyyah memberikan jawabannya sebagai berikut.

نعم، كل من مات يسأل ثم يعذب أو ينعم ولا فرق بين من دفن في القبر أو صار في بطن السبع أو في قعر البحر فالله على كل شيئ قدير وبكل شيئ عليم خبير.

Iya, semua orang yang meninggal dunia akan ditanyai, kemudian diadzab atau diberikan kenikmatan. Tidak ada perbedaan antara orang yang dikubur dalam kuburan, yang berada dalam perut hewan buas, atau di dasar lautan. Allah swt. itu berkuasa atas segala sesuatu dan Maha Mengetahui serta Maha Teliti dengan segala sesuatu.

Dengan demikian, maka meskipun orang itu ketika meninggal dunianya berada di dalam perut hewan buas, di dasar lautan, atau hancur menjadi abu karena dibakar, maka ia tidak akan lepas dari pertanyaan kubur serta pertanggung jawaban atas apa yang ia lakukan selama hidup di dunia. Dan ia pun berhak mendapat adzab atau nikmat atas catatan amalnya. Hal ini disebabkan karena Allah swt. itu Maha Mengetahui segala sesuatu secara teliti, sehingga kita tidak akan mampu menghindar dari awasanNya.

Adapun dalil bahwa semua hamba Allah swt. itu tidak akan ada yang terlewat dalam masa perhitungan amal adalah ayat sebagai berikut.

Baca Juga :  Sebagai Manusia, Kita Perlu Merenungi Tiga Pertanyaan Ini

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الْاَرْضَ بَارِزَةًۙ وَّحَشَرْنٰهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ اَحَدًاۚ

Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami perjalankan gunung-gunung dan engkau akan melihat bumi itu rata dan Kami kumpulkan mereka (seluruh manusia), dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka. (Q.S. Al-Kahf/18: 47)

Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here