Benarkah Ruh Hewan juga Dicabut Malaikat Maut?

26
56959

BincangSyariah.Com – Baik hewan maupun manusia sama-sama ciptaan Allah. Yang membedakan antara hewan dan manusia adalah manusia memiliki akal sehingga bisa berperilaku yang berbeda dengan hewan. Namun, manusia dan hewan sama-sama akan mengalami kematian. Pertanyaannya adalah apakah ruh hewan sama dengan manusia, akan dicabut malaikat maut?

Tema ini masuk kedalam perkara-perkara yang dalam ilmu tauhid masuk kategori al-sam’iyyat. Artinya, kita tidak bisa merasionalisasikannya karena persoalan ruh sampai saat ini tidak dapat dideteksi oleh kecanggihan teknologi. Membicarakan ruh sama seperti pembicaraan mengenai dimana persisnya surga, neraka, atau seperti apa kehidupan setelah mati. Persoalan seperti itu hanya bisa dipahami dengan dalil.

Walau bagaimanapun, para ulama bukannya tidak mengusahakan menjawab pertanyaan ini dengan detail – bahkan dijadikan karya khusus. Namun, ada juga yang menolak karena kita tidak boleh “kelewatan berijtihad” dalam persoalan yang tidak diketahui kecuali dengan dalil.

Saya mengambil contoh laman bernama islamqa.info. Menurut laman ini, tidak seperti persoalan ruh manusia yang ada dalilnya dengan jelas. Persoalan ruh hewan menurutnya tidak ada dalil yang sahih baik dari Alquran maupun hadis. Yang ada, adalah riwayat yang kualitasnya sebenarnya lemah. Bahkan, penulisnya mencantumkan penilaian hadis oleh al-Albani kalau hadis ini palsu. Riwayat tersebut terdapat dalam kitab al-Dhu’afa, kumpulan hadis-hadis dha’if yang dikompilasikan oleh al-‘Uqaili,

آجال البهائم كلها من القمل والبراغيث والجراد والخيل والبغال كلها والبقر وغير ذلك ، آجالها في التسبيح ، فإذا انقضى تسبيحها قبض الله أرواحها ، وليس إلى ملك الموت من ذلك شيء

“ajalnya hewan itu seluruhnya baik kutu, serangga, belalang, kuda, keledai, sapi dan hewan lainnya, ajalnya adalah pada tasbih-nya. Ketika hewan tersebut berhenti bertasbih (mensucikan Allah), maka Allah mencabut nyawanya. Bukan malaikat maut yang mencabutnya.”

Laman ini tidak melanjutkan penjelasan hadis ini lebih lanjut. Penjelasannya utamanya mengarah pada penegasan bahwa sebaiknya kita tidak bertanya sesuatu yang sebenarnya tidak dalilnya dalam syariat. Lebih lanjut, kita mengikuti saja apa yang ada dalilnya dan diam untuk sesuatu yang tidak ada dalilnya. Orang yang memperdalam hal-hal yang gaib dan tidak dalilnya menurut artikel tersebut sudah disindir Nabi Saw. dengan ungkapan: halaka al-mutanatthi’un (celaka orang-orang yang berlebihan).

Baca Juga :  Sedekah Paling Murah untuk Manusia

Meskipun demikian, penulisnya kembali mencantumkan riwayat yang bersumber dari Abu Hurairah Ra. dan terdapat dalam Mushannaf ‘Abdur Razzaq. Riwayat itu juga diriwayatkan oleh Ibn Jarir (al-Thabari) dan al-Baihaqi, saat menafsirkan ayat 38 dari surah al-An’am.

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّا أُمَمٌ أَمْثَالُكُمْ ۚ مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ ۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ

“Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.” 

            “seluruh ciptaan akan dibangkitkan di hari kiamat, hewan ternak, yang melata, burung, semuanya (akan dibangkitkan). Kemudian, karena keadilan Allah Swt. saat itu ia memanggil hewan yang bertanduk lalu berkata: “jadilah kalian tanah !”. Karena itulah orang kafir pada berkata (agar tidak terkena azab) yang terdapat dalam surah al-Naba: 40, “seandainya saya menjadi tanah saja.”

Riwayat ini terdapat diantaranya juga dalam kitab al-Dur al-Mantsur fi al-Tafsir bi al-Ma’tsur karya al-Suyuthi.

Laman lain yaitu fatwa.islamweb.net  menjawab bahwa hewan (ia mencontohkan al-hasyaraat= serangga) juga dicabut ruh-nya layaknya manusia saat mati. Ia mengutip pernyataan Ibn Abi Zayd dalam kitab al-Risalah dimana ia mengutip hadis yang diriwayatkan oleh al-Thabrani,

َأَنَّ مَلَكَ الْمَوْتِ قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : وَاللهِ يَا مُحَمَّدُ لَوْ أَرَدْتُ أَنْ أَقْبِض رُوْحَ بَعُوْضَةٍ مَا قَدَرْتُ عَلى ذلِكَ حَتّى يَكُوْنَ اللهُ هُوَ أَذِنَ بِقَبْضِهَا

“bahwa Malaikat Izrail pernah berkata kepada Nabi Saw.: “Demi Allah wahai Muhammad, seandainya aku berhendak untuk mencabut nyawa nyamuk, saya tidak mampu melakukannya sampai Allah mengizinkan aku untuk mencabutnya.”

Dari berbagai kutipan diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa para ulama sebenarnya sepakat kalau hewan memiliki ruh/nyawa layaknya manusia. Karena hewan digolongkan sebagai ummah layaknya manusia, berdasarkan nas Alquran. Ulama juga sepakat tidak ada azab atau pahala pada hewan.

Baca Juga :  Adab-Adab Sebelum Makan Menurut Imam al-Ghazali

Namun, ulama hanya berbeda pendapat apakah hewan diambil nyawanya oleh malaikat Izrail, layaknya manusia atau oleh Allah langsung. Menanggapi pertanyaan ini, ada yang berupaya menjawab dengan menghadirkan riwayat yang mendukung. Ada yang menghindari dengan dalil bahwa yang tidak ada dalil sahih dalam Alquran dan Hadis sebaiknya tidak dibahas. Wallahu A’lam

26 KOMENTAR

  1. Kemaren adalah kematian kucing yg sangat aku sayangi stelah beberapa hari di rawat di klinik hewan, kucing tapi rasa anak, krna aku rawat dri kecil saat dia di buang di depan rumah kami oleh org yg merasa terganggu dengan keberadaannya

  2. Kucing ku mati tadi siang..karna seperti keracunan..udah ku beri obat kemarin, udah di beri mkn gk mw., Eh tadi ketahuan udah gk bernyawa…Ya Allah ..nyesek Banget..pertama kali lihat kucing mati di depan mata ku…

  3. Y Allah… Q jg brsn smlm kehilangan kucing q,yg udh q anggap spt ank sndri… Gara2 tiap diksih mkn muntah trs q bwa kedokter,sma dokter udh diksih obt anti muntah trs srh suapin udh kusuapi ttp muntah jg… Trs q jagain q tmnin tdr smpai ajal menjemputy… Y Allah nyesek bgt rasanya kehilangan kcing ksyngn…

  4. Tadi kucing ku mati karna digigit anjing pas perutnya udah 5 hari gak mau makan
    Magrib saya lihat dia udah gak bernyawa
    Sakit banget hati aku

    Mudah mudahan kucing ku tenang di alam sana

  5. Kehilangan burung lovebird juga rasanya nyesek, udah dirawat 4 tahun, akhirnya mati.. Kebayang2 terus saat hidupnya, pgn liat lagi di surga nanti, amiinn..

  6. Kehilangan burung lovebird juga rasanya nyesek, udah dirawat 4 tahun, akhirnya mati.. Kebayang2 terus saat hidupnya, pgn liat lagi di surga nanti, amiinn..

  7. Kesedihan akibat kehilangan hewan peliharaan, lebih pedih dibandingkan kematian teman atau kerabat. Terbukti oleh psikolog. Karena kita sudah menganggap hewan peliharaan kita sebagai anggota keluarga. Kucing yg saya rawat dari lahir, mati 3 hari yg lalu saat melahirkan anak. Dan setiap saya melihat anaknya saya sedih dan sesak karena teringat oleh induknya.. Saya tidak kuat melihat anaknya tanpa induk, begitu kasihan. Ditambah saya selalu teringat oleh kenangan Induk kucing yg sudah mati.. Sangat sedih hingga hampir putus asa.. Kucingku tersayang, semoga engkau tenang di alam sana, dan semoga kita akan bertemu di syurga nanti.. Kau selalu dlm hatiku…
    Jujur saja, saya sesak saat menulis ini

  8. Kesedihan akibat kehilangan hewan peliharaan, lebih pedih dibandingkan kematian teman atau kerabat. Terbukti oleh psikolog. Karena kita sudah menganggap hewan peliharaan kita sebagai anggota keluarga. Kucing yg saya rawat dari lahir, mati 3 hari yg lalu saat melahirkan anak. Saya tidak melihat mayatnya karena tidak sanggup Dan yg menguburkannya tetangga saya. Setiap saya melihat anaknya saya sedih dan sesak karena teringat oleh induknya.. Saya tidak kuat melihat anaknya tanpa induk, begitu kasihan. Ditambah saya selalu teringat oleh kenangan Induk kucing yg sudah mati.. Sangat sedih hingga hampir putus asa.. Kucingku tersayang, semoga engkau tenang di alam sana, dan semoga kita akan bertemu di syurga nanti.. Kau selalu hatiku…
    Jujur saja, saya sesak saat menulis ini

  9. Kucing ku bernama Kity baru saja meninggal karena di pukul tetangga, sedih sekali rasanya, sakit sekali rasanya hati ini. Sudah 6 tahun Kity tinggal bersama kami dan skrg Kity pergi meninggalkan kami sekeluarga. Baik2 di surga ya Kity, kami semua menyayangi mu.

  10. Kucing ku bernama Kity baru saja meninggal karena di pukul tetangga, sedih sekali rasanya, sakit sekali rasanya hati ini. Sudah 6 tahun Kity tinggal bersama kami dan skrg Kity pergi meninggalkan kami sekeluarga. Baik2 di surga ya Kity, kami semua menyayangi mu.

  11. aku menulis ini dalam keadaan menemani kucingku yang lagi sakaratul maut. Ini kucing ke 5 dan semoga yang terakhir. Mati dengan jarak berdekatan.
    Mulut berlendir. Tak mau makan dan tak lama mati
    Sebenernya ada juga satu yang sempet hampir parah tapi Alhamdulillah skrg udah sembuh .. sedih bgt ga kuat nangid terus dlm seminggu ini

  12. Dua hari lalu ad kucing putih kecil kurus masuk kerumah tiba tiba mnta makan..aku kasih..tpi kcingku marah marah ma dia..tetetp tak biarkan..esoknyagtu jg trus esoknya ak ksh mkan jg tp ak truh diluar soale kucingku gk mau kl ada dia drumah..hbais itu malrmnya ak kluar nitanya ais plg mau kash dia masuk rumah n makan.tpi tryta dia dh mti terlindas mbil barusan..k jadi merasa sedih n bersalah..trus ak kuburin didepn rumah..ya Allah..sedih n nyesel rasanya..sholu ala Muhammad..

  13. Baru aja dikabari adik kucingku mati, karna 2 hari kemarin telinganya kotor bgt trs aku tetesi obat telinga eh malah jadi lemes gak mau makan, pdhl awalnya masih seger…
    Hari ini dikabari sudah mati, Ya Allah nyesel bgt…niatnya mau kasih obat biar enakan malah dia pergi selamanyaa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here