Apakah Dosa Meninggalkan Shalat Jumat Bisa Dihapus dengan Membayar Kafarat?

0
559

BincangSyariah.Com –  Rasulullah Saw pernah bersabda agar seseorang yang meninggalkan shalat jumat mensedekahkan hartanya. Namun ulama berbeda pendapat apakah sedekah tersebut bisa menjadi kafarat penghapus dosa karena meninggalkan shalat jumat, atau tidak.

Dikatakan dalam hadis

من ترك الجمعۃ من غير عذر فليتصدق بدينار فان لم يجد فنصف دينار

Rasulullah Saw bersabda, “Barang siapa yang meninggalkan shalat jumat dari uzur maka hendaknya ia mensedekahkan satu dinar jika tidak ada maka setengah dinar.” (HR. Abu Daud)

Muhammad Syams al-Haq dalam Aunul Ma’bud mengutip pendapat Ibnu Hajar, bahwa sedekah tersebut pada hari hisap tidak bisa mengangkat dosa akibat meninggalkan shalat jumat, karena banyak riwayat lain yang mengatakan demikian. Akan tetapi dengan wasilah sedekat tersebut diharapkan agar Allah meringankan dosanya.

Sedangkan penyebutan agar sedekah setengah atau satu dinar adalah untuk menunjukkan bahwa itu yang lebih sempurna dan lebih disunnahkan. Bukan berarti satu atau setengah dirham, atau satu sak padi tidak boleh. Dalam hadis lain Rasulullah bersabda

قال رسول اﷲ صلی اﷲ عليه و سلم من فاته الجمعۃ من غير عذر فليتصدق بدرهم او نصف درهم او صاع حنطۃ او نصف صاع

Rasulullah Saw bersabda, “Barang siapa yang meninggalkan shalat jumat tanpa uzur maka hendaknya bersedekah satu dirham atau setengah dirham. Atau satu sha’ padi atau setengahnya.” (HR. Abu Daud)

Adapun hukum sedekah disini adalah sunah sebagaimana sedekah, al-Sindi menjelaskan bahwa anjuran kafarat disini hukumnya sunah karena dalam hadis terdapat pilihan, boleh meembayar dengan padi, dirham atau dinar.

Selain itu, saat sedekah juga harus disertai dengan taubat yang sungguh-sungguh karena itu adalah inti dari penyesalan terhadap dosa yang dilakukan. Wallahu’alam.

Baca Juga :  Keutamaan Menunggu Shalat Ashar di Masjid Setelah Shalat Jumat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here