Apakah Bayi Keguguran Wajib Dikafani ?

1
779

BincangSyariah.com – Semua pasangan suami istri tentu merasa sangat senang jika dikaruniai buah hati. Apalagi jika sang buah hati tersebut merupakan anak pertama dari pasangan yang baru saja menikah. Namun, apa daya jika suatu ketika ada kondisi atau penyebab yang menyebabkan bayi yang sedang dikandung mengalami keguguran. Tentu ini menyebabkan pasangan dan keluarga menjadi dirundung duka.

Biasanya, janin yang sudah mengalami keguguran akan diminta untuk dikeluarkan oleh dokter. Karena akan berbahaya jika janin didiamkan di dalam perut. Setelah dikeluarkan, pertanyaannya adalah apakah janin yang keguguran harus diposisikan layaknya mayit dimana harus dimandikan, dikafani lalu dishalatkan ?

Terkait dengan bayi yang keguguran ini, menurut Syaikh Nawawi al-Bantani dalam kitabnya Kasyifatu al-Saja Syarh Safinatu al-Najaa jawabannya beragam (tafshil).

Pertama, jika bayi keguguran sebelum masa normalnya kelahiran (tamaamu asyhur) yaitu enam bulan lebih sedikit. Jika sudah ada tanda kehidupan seperti bergerak dan bernafas atau bahkan menangis, maka wajib diperlakukan layaknya jenazah orang dewasa (dimandikan, dikafani, dishalatkan, dan dikuburkan).

Kedua, jika keguguran sebelum enam bulan namun sudah tampak bentuknya layaknya bayi – baik sudah mencapai empat bulan atau tidak – wajib dikafani dan dimandikan tapi tidak perlu dishalatkan.

Ketiga, jika keguguran dibawah empat bulan (dan belum terlihat seperti bayi), maka tidak perlu dikafani dan dimandikan. Menurut satu pendapat bahkan boleh dibuang begitu saja. Tapi yang sunnah adalah dibungkus dengan kain dan dikubur. Berikut ini kutipan dari kitab Kasyifatu al-Saja’,

أما السقط وهو الذي سقط من بطن أمه قبل تمام أشهره. وهي ستة أشهر ولحظتان، ففيه تفصيل: فإن ظهرت فيه أمارة الحياة كاختلاج أو اضطراب أو تنفس أو تحرك أو بكاء ولو قبل انفصاله وجب فيه ما في الكبير من صلاة وغيرها، وإلا فإن ظهر خلقه بأن تخطط سواء بلغ أربعة أشهر أم لا وجب تجهيزه بلا صلاة. وإلا فلا شيء فيه بل تحرم الصلاة عليه. ويجوز رميه ولو للكلاب. لكن يسن ستره بخرقة ودفنه.

Baca Juga :  Doa untuk Perempuan Hamil Tua

Wallahu A’lam.

 

1 KOMENTAR

  1. Apakah bayi yg keguguran di usia 3bulan sudah mempunyai nyawa dan apakah di hari kiamat kelak ia akan mengenali dan menyambut ibunya di pintu surga? Mohon bahasannya,terima kasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here