Apa Itu Maqashid Syariah ?

1
138

BincangSyariah.Com – Istilah maqashid syariah tidak asing lagi bagi pengkaji hukum Islam. Maqashid syariah menjadi elemen penting dalam kajian hukum Islam. Tanpa maqashid syariah, hukum Islam seperti tubuh tanpa nyawa (ruh). Hukum Islam bukan kumpulan aturan yang kosong dari nilai dan tujuan. Setiap perintah dan larangan Allah dan Rasulullah pasti memiliki hikmah dan tujuan.

Maqashid syariah terdiri dari dua kata: maqashid dan syariah. Maqashid sederhananya adalah tujuan, sementara syariah sumber hukum atau kumpulan aturan yang ditetapkan Tuhan melalui al-Qur’an dan dijelaskan Rasulullah dalam hadis. Kalau digabungkan dua kata ini, maqashid syariah dapat dipahami sebagai maksud dan tujuan yang terkandung dalam syariat Islam.

Defenisi yang diajukan para ulama maqashid syariah tidak jauh berbeda dengan defenisi di atas. Ada banyak pengertian dan pandangan yang dilontarkan ulama yang fokus pada kajian maqashid syariah, tapi secara umum defenisi yang mereka buat relatif sama. Kalaupun ada perbedaan, itu hanya perbedaan redaksi saja, bukan perbedaan substansi.

Ibn ‘Asyur misalnya, maqashid syariah menurut ahli tafsir dari Tunisia ini adalah hikmah dan tujuan yang terdapat dalam seluruh hukum Islam, baik ibadah maupun muamalah.

‘Allal al-Fassi mengatakan, maqashid syariah adalah tujuan dan rahasia yang terdapat dalam setiap hukum. Ahmad Raysuni menjelaskan maqashid syariah ialah makna, tujuan, dan dampak positif yang ada di dalam nash, hukum Islam, dan setiap orang mesti berusaha untuk sampai memperoleh tujuan tersebut.

Jasser Auda mendefenisikan maqashid syariah dengan makna dan tujuan yang hendak diwujudkan Tuhan melalui syariat dan hukum yang diturunkan-Nya.

Ali bin Rabi’ah menambahkan, maqashid syariah adalah kemaslahatan yang diberikan Tuhan kepada hamba-Nya melalui syariat, baik kemaslahatan umum maupun khusus. Kemaslahan itu bisa dalam bentuk menerima manfaat ataupun terhindar dari bahaya.

Baca Juga :  Bolehkah Membawa Kambing ke Area Pemakaman?

Definisi di atas dikutip untuk menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan di antara ulama tentang makna atau pengertian maqashid syariah. Seluruhnya sepakat tentang maksud maqashid syariah, yaitu tujuan yang terkandung dalam syariat Islam.

Hal ini sebagaimana dikatakan Al-Khadimi, meskipun redaksi defenisi maqashid syariah yang ditawarkan para ulama berbeda-beda, tapi pada intinya masing-masing dari defenisi itu menegaskan bahwa maqashid syariah adalah maksud dan tujuan yang ada di dalam syariat Islam, baik tujuan umum maupun khusus. Semua tujuan itu mengarah pada ketaatan dan kewajiban beribadah kepada Allah untuk memperoleh kebaikan di dunia ataupun akhirat.

Sumber Bacaan:

Hengki Ferdiansyah, Pemikiran Hukum Islam Jasser Auda (Ciputat: eBI Publishing), 2018.

 

Untuk memesan buku Pemikiran Hukum Islam Jasser Auda dan buku-buku terbitan eBI Publishing lainnya silahkan klik di sini

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Maqashid Syariah yang populer belakangan ini bukanlah ilmu baru. Kajian ini sudah dikenalkan ulama terdahulu. Ulama pertama yang dianggap mempopulerkan kajian Maqashid Syariah pada periode awal, abad ketiga sampai keempat hijriah, adalah Hakim al-Tirmidzi (w. 296). Dia mengenalkan Maqashid Syariah melalui dua karya monumentalnya: al-hajj wa asraruhu dan al-shalah wa maqashiduha. (Baca: Apa Itu Maqashid Syariah?) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here