Anjuran Mengeraskan Suara dalam Semua Takbir Intiqal Bagi Imam Salat

0
712

BincangSyariah.Com –Dalam salat fardu dan sunah, ada dua takbir yang pasti kita lakukan, yaitu takbiratul ihram dan takbir intiqal. Takbiratul ihram hukumnya wajib dilakukan karena bagian dari rukun salat, sementara takbir intiqal hukumnya sunah. Selain itu, dianjurkan bagi imam salat berjamaah untuk mengeraskan suaranya dalam semua takbir intiqal.

Juga dianjurkan bagi imam salat berjamaah ketika mengatakan ‘sami’allahu liman hamidah’ ketika bangun dari rukuk. Semua dianjurkan agar semua makmum mengetahui dengan pasti perpindahan imam dari satu rukun ke rukun lainnya.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu berikut;

يسن للامام الجهر بتكبيرات الصلاة كلها وبقوله سمع الله لمن حمده ليعلم المأمومون انتقاله فإن كان ضعيف الصوت لمرض وغيره فالسنة أن يجهر المؤذن أو غيره من المأمومين جهرا يسمع الناس وهذا لا خلاف فيه

“Disunahkan bagi imam untuk mengeraskan suaranya dalam semua takbir salat, dan ketika mengucapkan ‘Sami’allahu lima hamidah’, agar semua makmum mengetahui perpindahan imam. Apabila imam suaranya lemah karena sakit atau lainnya, maka disunahkan bagi muazzin atau makmum yang lain untuk mengeraskan suaranya agar didengar oleh semua makmum. Ini tidak ada perbedaan di kalangan ulama.”

Salah satu dalil yang dijadikan dasar atas kesunahan mengeraskan suara semua takbir intiqal ini adalah hadis yang bersumber dari Sa’id bin al-Haris, dia berkata;

صلي لنا أبو سعيد فجهر بالتكبير حين رفع رأسه من السجود وحين سجد وحين رفع وحين قام من الركعتين حتى قضى صلاته على ذلك وقال إني رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم هكذا يصلى

“Abu Sa’id melakukan salat untuk kami, kemudian dia mengeraskan takbirnya ketika mengangkat kepalanya dari sujud, ketika sujud, ketika bangun dari sujud, ketika bangun dari rakaat kedua hingga beliau menyelesaikan salatnya. Lalu beliau berkata, ‘Saya melihat Rasulullah saw melakukan salat seperti ini.”

Baca Juga :  Hukum Melakukan Takbir Intiqal

Juga berdasarkan hadis riwayat Imam Muslim dari Jabir bin Abdillah, dia berkata;

صلى بنا رسول الله الظهر وأبو بكر رضى الله تعالى عنه خلفه فإذا كبر كبر أبو بكر يسمعنا

“Rasulullah saw salat Zuhur bersama kami dan Abu Bakar berada di belakang beliau. Ketika beliau takbir, maka Abu Bakar takbir sampai kami mendengarnya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here