Andai Boleh, Mahfud MD Ingin Protes Karena B.J Habibie Wafat

0
314

BincangSyariah.Com – Waktu itu Mahfud MD sedang di Mataram, Nusa Tenggara Barat, bersama rombongan Parampara Praja (Dewan Penasehat Gubernur DIY) ketika dia mendengar berita wafatnya Bapak BJ Habibie, Rabu, 11/9/2019 jam 18.05 WIB.

Segera lewat akun twitter pribadinya, Menteri Pertahanan pada Kabinet Persatuan Nasional itu melayangkan ucapan belasungkawa, “Innaa lillaah wa inna ilaihi raji’un. Bangsa kita telah kehilangan seorang Bapak Bangsa yang sangat membanggakan,” tulis Mahfud MD lewat twitternya yang saat ini diikuti 3 juta follower itu.

Bersyukur esok paginya, Ia masih bisa bersalat janazah untuk Pak Habibie. “Pak Habibie, beristirahatlah dengan tenang di sisi-Nya. Namamu selalu di hati kami,” doa Mahfud MD menghantarkan kepergian Presiden RI ke-3 itu kepada sang Ilahi.

Andai boleh, Mahfud MD rasanya ingin protes karena wafatnya B.J Habibie. Namun ia sadar bahwa Taqdir Allah merupakan sesuatu hal yang tidak bisa ditolak.

“Andai boleh tentu kita akan minta dispensasi kepada Allah agar wafatnya Habibie ditunda karena kita masih ingin bersamanya, tapi kita harus mengikhlaskannya,” ujar Mahfud MD.

Seandainya saja bisa, Mahfud ingin meminta pada-Nya agar menunda kepergiaan B.J Habibie ke haribaan-Nya, sebab bangsa Indonesia masih merasa ingin bersama sang Teknokrat, sosok yang telah banyak berjasa untuk negara ini. Namun tentu takdir Sang Maha Kuasa tidak bisa ditolak.

Baca Juga :  Pesan Rasulullah pada Sahabat Agar Dapatkan Keberkahan Dunia dan Akhirat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here