Amal yang Dapat Menghidupkan Hati

1
5049

BincangSyariah.Com – Memiliki hati yang tidak mati (hidup) adalah dambaan mulia setiap manusia. Bagaimana tidak, hatilah yang menentukan bagaimana kita memiliki hidup yang bahagia atau tidak. Karena dengan menghidupkan hati, kita bisa lebih menyukai hal yang bisa memberikan manfaat dan kesembuhan tehadap hal yang yang membahayakan dan manyakitkan.

Seseorang yang berhasrat untuk terus menghidupkan hatinya, ia akan senantiasa memacu untuk ber-inabah dan tunduk kepada Allah. Karena hatinya senantiasa diajak untuk nikmat dalam mengingat Allah. Dengan mengingatNya, hati menjadi tentram. Untaian ayat indah termaktub dalam Q.S. Ar-Ra’d ayat 28:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Dalam konteks ini, Ibnu Atha’illah menyampaikan kalam hikmah dalam kitabnya:

لَا عَمَلَ أَرْجَى لِلْقُلُوبِ مِنْ عَمَلٍ يَغِيبُ عَنْكَ شُهُودُهُ وَيُحْتَقَرُ عِنْدَكَ وُجُودُهُ.

“Tiada amal yang paling dapat diharapkan dapat menghidupkan hati daripada amal yang kehadirannya hilang darimu dan wujudnya hina di sisimu.”

Beliau mengingatkan bahwa tidak ada amal yang lebih bisa menghidupkan hati manusia kecuali amal yang dilakukan karena Allah, yaitu amal yang tidak lagi dihiraukan keberadaannya oleh sesuatu apa pun. Amal yang ikhlas dilakukan karena Allah. Tidak menganggapnya sebagai amalan istimewa, melainkan hanya amal biasa seorang hamba kepada Tuhannya.

Merujuk penjelasan Syaikh Prof. Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan Al-Buthi, kalam hikmah Ibn ‘Athaillah di atas berdasarkan firman Allah dalam Q.S. Al-Mu’minun ayat 60:

وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَى رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ

“Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan sementara hatinya penuh rasa takut (karena tahu) bahwa mereka akan kembali kepada Tuhannya.”

Baca Juga :  Tafsir Surah al-Sajdah Ayat 17; Allah Tak Akan Melalaikan Amal Perbuatan Makhluk-Nya

Mereka inilah orang-orang yang selalu diliputi rasa ketakutan terhadap Allah karena merasa amal-amalnya tidak ada yang sempurna, banyak cacat dan kurangnya. Mereka sangat khawatir amalnya tidak diterima dan justru khawatir akan mendapatkan siksa karenanya.

Pemaparan di atas menyimpulkan bahwa amal yang dapat menghidupkan hati seseorang adalah amal yang ikhlas dikerjakan karena Allah. Amal yang tidak lagi dihitung sebagai sesuatu yang berharga, melainkan hal biasa dalam kehidupan. Amal seperti itulah yang berpotensi untuk menghidupkan hati.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here