Allah, Dimanakah RidaMu Berada?

0
1429

 BincangSayariah.Com – Umar bin Khattab adalah salah satu dari sahabat Nabi saw. yang tidak hanya terkenal keberaniannya, namun juga memiliki hati yang lembut dan penyayang. Tatkala Umar bin Khattab sudah meninggal dunia ada seseorang yang bermimpi bertemu dengannya. Seseorang itupun bertanya kepadanya sehingga Allah Swt. telah mengampuni dosa-dosanya.

“Atas apa yang membuatmu diampuni? Apakah keadilan dan kebenaran yang senantiasa kau tegakkan? Atau atas semua ibadah yang selama ini kau lakukan?,” tanya orang itu pada Umar.

Umar bin Khattab berkata,” Suatu saat aku berjalan di kota. Aku melihat  anak kecil dengan riang memainkan seekor burung. Karena merasa kasihan dengan burung itu akhirnya aku membelinya kemudian aku membebaskannya. Tatkala ajalku sudah tiba, langkah kaki semua orang mulai tak terdengar lagi, malaikat Munkar dan Nakir yang menakutkan datang menghampiriku. Mereka mendudukkanku dan hendak menanyaiku. Badanku gemetar, rasa takutku membuatku hilang akal. Sebelum mereka menanyaiku tiba-tiba terdengar suara gaib yang melarang mereka berdua untuk mendekatiku. Ternyata Allah Swt. telah mengampuniku bukan karena semua amal ibadahku. Melainkan saat di dunia aku pernah mengasihi seekor burung maka di akhirat pun Allah Swt. mengasihaniku.”

Di sisi lain, ada kisah yang sangat terkenal tentang seorang ahli ibadah bernama Barseso. Ia memiliki enam puluh ribu murid yang bisa terbang semua. Hidupnya hanya dihabiskan dengan beribadah hingga para malaikat pun kagum akan ketaatannya. Namun pada akhirnya dia harus meninggal dalam keadaan kafir, karena iblis berhasil memperdayainya hingga ia mau meminum khamr/minuman keras, membunuh, berzina dan di akhir hidupnya dia bersujud kepada iblis.

Lalu dimanakah Allah Swt. meletakkan ridaNya? Berdasarkan kisah-kisah di atas, kita dapat mengambil hikmah bahwa ada beberapa hal yang menjadi rahasia Allah Swt. Salah satunya adalah rida dan murkaNya. Kita tidak pernah tahu di mana Allah Swt. meletakkan ridaNya. Begitu pula murkaNya. Umar bin Khattab mengatakan:

Baca Juga :  Tiga Tips Agar Hati Selalu Ikhlas

ان الله كتم ستة فى ستة:  كتم الرضا فى طاعة وكتم الغضب فى معصية وكتم ليلة القدر فى شهر رمضان وكتم اولياءە فيما بين الناس وكتم الموت فى العمر وكتم الصلاة الوسطى فى الصلواة.

“Sesungguhnya Allah Swt. menyembunyikan enam perkara di dalam enam hal, yaitu: menyembunyikan ridaNya dalam ketaatan, menyembunyikan murkaNya dalam perbuatan maksiat, menyembunyikan Lailatur Qadar dalam bulan Ramadan, menyelinapkan waliNya di tengah-tengah manusia, merahasiakan kematian di sepanjang umur, menyembunyikan salat wusta di dalam salat-salat lainnya.”

Bisa jadi Allah Swt. menyelipkan ridaNya di antara amal ibadah yang kita anggap remeh, bisa jadi Allah Swt. juga menyelipkan murkaNya di dalam kemaksiatan yang kita anggap remeh. Tidak pandang kepada siapapun apakah dia seorang ahli ibadah atau ahli maksiat. Wa Allahu a’lam bis shawab.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here