Agar Perempuan Haid Dapat Keutamaan Lailatul Qadar

0
249

BincangSyariah.Com – Secara umum, ketika seorang perempuan sedang haid maka ia tidak diperbolehkan untuk berpuasa, salat, thawaf di Baitullah, i’tikaf di masjid, dan membaca al-Qur’an dan menyentuhnya.

Padahal di sisi lain, pada 10 hari terakhir Ramadhan, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk memperbanyak ibadah dan menghidupkan malamnya dengan berbagai ibadah utama seperti yang dilarang di atas, lantas amalan apa saja yang mungkin dan bisa dilakukan perempuan haid pada malam Ramadhan?

Para ulama telah menjelaskan bahwa perempuan tetap bisa memperoleh kemuliaan lailatul qadar dengan amalan-amalan lain yang pahalanya setara dengan amalan-amalan utama di atas, baik amalannya bersifat individual maupun sosial.

Di antara amalan individual yang bisa dilakukan adalah memperbanyak zikir, istighfar, dan doa-doa kebaikan kepada Allah Swt, karena berdoa sejatinya adalah substansi dari ibadah.

Sedangkan amalan sosial yang bisa dilakukan adalah menyantuni orang-orang miskin, menyiapkan makan sahur mereka yang sedang i’tikaf, dan lain sebagainya. Allahu A’lam

Baca Juga :  Good Governance Perpektif Kaidah Fikih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here