Ada Apa dengan Hari Jumat?

0
1736

BincangSyariah.Com – Hari Jumat merupakan hari raya mingguan umat Islam. Hari di mana diselenggarakannya ibadah salat Jumat yang wajib bagi kaum Muslim laki-laki. Pada hari ini disunahkan membaca surah Al-Kahf, memperbanyak doa dan membaca salawat (baca di sini). Lalu, sebenarnya ada apa dengan hari Jumat? Apa keistimewaannya?

Beberapa keistimewaan hari Jumat adalah sebagai berikut.

Pertama, hari diciptakannya Nabi Adam a.s., dimasukkan ke dalam surga dan dikeluarkan darinya. Hal ini berdasarkan riwayat Abu Hurairah r.a. ia berkata,

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا. رواه مسلم.

Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baik hari yang di atasnya matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Nabi Adam a.s. diciptakan, dimasukkan ke dalam surga dan dikeluarkan darinya.” (H.R. Muslim).

Berdasarkan hadis tersebut, menunjukkan bahwa Nabi saw. telah memberikan pengakuan bahwa hari Jumat adalah hari yang paling baik di antara hari-hari lainnya. Alasannya adalah Allah Swt. menciptakan manusia pertama yakni Nabi Adam a.s. pada hari ini. Allah Swt. mengizinkan Nabi Adam a.s. memasuki tempat terbaik yakni surga pada hari Jumat pula. Dan pula, Allah Swt. mengeluarkan Nabi Adam a.s. beserta istrinya, Hawa dari surga atas kelalaiannya memakan buah terlarang pun pada hari Jumat.

Kedua, terjadinya kiamat pada hari Jumat. Hal ini didasarkan pada hadis sebagaimana berikut.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ. رواه مسلم.

Baca Juga :  Batas Minimal Jumlah Jamaah Shalat Jumat Menurut 4 Mazhab

Dari Abu Hurairah r.a., bahwasannya Nabi saw. bersabda, ““Sebaik-baik hari yang di atasnya matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Nabi Adam a.s. diciptakan, dimasukkan ke dalam surga dan dikeluarkan darinya. Dan hari akhir (kiamat) tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat.” (H.R. Muslim).

Ketiga, hari menerima catatan amal di hari kiamat. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Abu Hurairah r.a. sebagai berikut.

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: نَحْنُ الآخِرُونَ الأَوَّلُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَنَحْنُ أَوَّلُ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ بَيْدَ أَنَّهُمْ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِنَا وَأُوتِينَاهُ مِنْ بَعْدِهِمْ فَاخْتَلَفُوا فَهَدَانَا اللَّهُ لِمَا اخْتَلَفُوا فِيهِ مِنَ الْحَقِّ فَهَذَا يَوْمُهُمُ الَّذِي اخْتَلَفُوا فِيهِ هَدَانَا اللَّهُ لَهُ قَالَ: يَوْمُ الْجُمُعَةِ فَالْيَوْمَ لَنَا وَغَدًا لِلْيَهُودِ وَبَعْدَ غَدٍ لِلنَّصَارَى.

Rasulullah saw. bersabda, “Kami adalah umat yang terakhir, namun yang pertama di hari Kiamat. Kami adalah umat yang pertama masuk surga. Walaupun mereka mendapatkan kitab suci sebelum kami, dan kami mendapatkan kitab suci setelah mereka. Lalu mereka berselisih dan kami ditunjukkan Allah kepada kebenaran dalam hal yang mereka perselisihkan. Inilah hari mereka, yang mereka berselisih padanya dan Allah tunjukkan kepada kami.” Nabi saw. pun bersabda lagi, “Hari Jumat adalah hari kita, dan besoknya adalah harinya kaum Yahudi (hari Sabtu), dan lusa adalah hari kaum Nasrani (hari Ahad). (H.R. Muslim).

Demikianlah tiga keistimewaan hari Jumat bagi umat Muslim. Yakni hari diciptakannya Nabi Adam a.s., hari dimasukkannya ke dalam surga dan dikeluarkannya dari surga. Hari terjadinya kiamat dan hari penerimaan catatan amal saat kiamat datang. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here