Pemerintah Repulik Indonesia: Calon Jemaah Haji 2020 Batal Diberangkatkan

2
1364

BincangSyariah.Com – Pemerintah Republik Indonesia, seperti disampaikan oleh Menteri Agama, Fachrul Razi memutuskan calon jemaah haji 2020 batal diberangkatkan. Keputusan ini pun berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali.

Menurut penjelasan Menteri Agama, keputusan ini diambil dengan berbagai pertimbangan. Diantaranya adalah selain Pandemi Covid-19 belum reda sampai saat ini di seluruh dunia, termasuk di Arab Saudi, Pemerintah Arab Saudi saat ini belum membuka aksesnya bagi negara manapun. Pemerintah Indonesia berulang mencoba mengkonfirmasi kepada Pemerintah Arab Saudi mengenai kapan negaranya membuka akses untuk jamaah haji, namun sampai pengumuman ini disampaikan belum ada kejelasan. Sehingga, Pemerintah harus mengambil keputusan untuk tidak memberangkatkan calon Jemaah Haji tahun 2020 karena tidak ada lagi cukup waktu untuk pelayanan dan perlindungan jemaah..

Keputusan untuk tidak memberangkat calon jemaah haji tahun 2020 sebenarnya merupakan diantara dari tiga skema yang dibentuk oleh Pusat Krisis Haji dalam rangka mitigasi penyelenggaraan ketika mulai terjadi penyebaran Covid-19. Tiga skema yang dicoba disusun adalah, pertama, memberangkatkan seluruh jamaah haji. Kedua, memberangkatnya sebagian jamaah haji dengan jumlah lebih kurang 50 % dan menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Dan ketiga, jemaah haji 2020 batal berangkat. Di bulan Mei lalu, Pusat Krisis Haji hanya fokus pada dua pilihan terakhir.

Pusat Krisis Haji sambil mengamati dinamika Covid-19, juga mengumpulkan sejumlah informasi dan literatur terkait pelaksanaan ibadah haji di masa wabah dari dokumen-dokumen sejarah masa lalu. Hasilnya, pelaksanaan haji yang tetap dilaksanakan ketika terjadi wabah menyebabkan tragedi kemanusiaan yang besar dimana puluhan ribu jamaah haji pun menjadi korban. Ini juga diantara menjadi cerminan Pemerintah Indonesia untuk tidak memberangkatkan calon jemaah haji 2020 kali ini.

Baca Juga :  Siapakah Ahlul Bait yang Mesti Diteladani?

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here